Kasus COVID-19 di Payakumbuh Terus Bertambah, Ini Kata Legislator

YB Datuak Parmato Alam, Ketua Badan Kehormatan DPRD Payakumbuh yang pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Payakumbuh.
YB Datuak Parmato Alam, Ketua Badan Kehormatan DPRD Payakumbuh yang pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Payakumbuh. (Ade Suhendra)
PAYAKUMBUH , KLIKPOSITIF -

Kota Payakumbuh kembali mencatatkan penambahan 6 kasus positif COVID-19, Minggu 24 Mei 2020. Penambahan ini membuat jumlah total pasien positif sebanyak 14 kasus.

Menanggapi hal tersebut, anggota DPRD Payakumbuh YB Datuak Parmato Alam mengaku cukup terkejut tiba-tiba ada penambahan setelah satu minggu lebih tidak ada kasus.

baca juga: Kabar Baik, Pasien COVID-19 Terlama di RSAM Sembuh

"Kami terus mengimbau kepada warga Payakumbuh untuk tetap di rumah. Jangan keluar kalau tidak ada keperluan mendesak, mengingat hari ini kondisi lebaran. Mari kita tahan dulu silaturahim secara fisik dan manfaatkan media sosial untuk saling menyapa," katanya.

Ketua Badan Kehormatan DPRD Payakumbuh itu menjelaskan bahwa pemerintah khususnya Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 terus berupaya memutus mata rantai penyebaran virus corona . Menurutnya, dengan mematuhi protokol kesehatan dan aturan PSBB maka dapat melawan virus yang telah menyebabkan 478 orang positif di Sumbar.

baca juga: Tak Yakin Tuntas di Masanya, Riza Falepi Ingin Jadi yang Memulai Pembangunan Masjid Raya Payakumbuh

"Hingga saat ini, untuk di daerah saya yaitu di Kecamatan Payakumbuh Selatan sudah tercatat sebanyak 5 orang yang positif. Namun Alhamdulillah 3 orang di antaranya sudah sembuh, termasuk pasien positif pertama," katanya.

Selain itu, pihaknya juga mengajak seluruh warga Payakumbuh dan sekitarnya untuk menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di lingkungan sendiri. Sehingga dengan menjaga kebersihan, memakai masker, dan menerapkan social serta physical distancing akan menjauhkan diri dari bahwa Pandemi COVID-19 ini.

baca juga: Pendistrian Jalan di Payakumbuh Tidak Hanya untuk Perwajahan Kota

Penulis: Ade Suhendra | Editor: Rezka Delpiera