24 Mei, Berikut Rincian 35 Warga Positif Corona di Sumbar

Ilustrasi
Ilustrasi (net)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Sumbar Jasman Rizal mengatakan, hingga pukul 15.00 WIB, pihaknya menerima laporan penambahan 35 orang yang positif COVID-19. Dengan demikian, sampai saat ini telah 478 orang warga yang positif.

Jasman menambahkan, hampir semua yang terinfeksi tersebut adalah Orang Tanpa Gejala (OTG) dan ini sangat berbahaya, karena orang OTG tidak menyadari kalau dia terinfeksi dan orang lainpun melihat dia sehat-sehat saja.

baca juga: Hampir 2 Ribu Anak Indonesia Alami Kekerasan Selama Pandemi COVID-19

"Dengan kondisi seperti itu, tidak ada kecurigaan dan proteksi diri, sehingga sangat memungkinkan penyebaran penularan COVID-19 semakin massive dan tidak terkontrol," katanya melalui keterangan tertulis yang diterima KLIKPOSITIF , Minggu (24/5/2020)

Rincian warga Sumbar yang positif terinfeksi COVID-19, sebagai berikut:

baca juga: Sekolah Dimulai 13 Juli, Pemkab Solsel Siapkan Sitem Kombinasi

Kota Padang

1. Perempuan, pekerjaan tenaga kesehatan, diduga terpapar dari rumah sakit, penanganan isolasi mandiri sementara.

baca juga: Dugaan Pakar: Virus Corona Sudah Ada Bertahun-tahun Tapi Tidak Aktif

2. Perempuan, warga Bungus, penanganan isolasi mandiri sementara.

3. Laki-laki berusia 30 tahun, warga Dadok Tunggul Hitam, terinfeksi karena sebagai pedagang Pasar Raya, penanganan isolasi mandiri sementara.

baca juga: Kalung Anti Corona, DPR: Jika Bantuan Pemerintah Akan Kuras APBN

4. Perempuan berusia 37 tahun, warga Ulak Karang, terinfeksi karena sebagai pedagang Pasar Raya, penanganan isolasi mandiri sementara.

5. Laki-laki berusia 27 tahun, warga Tabiang Mutiara, terinfeksi karena sebagai pedagang Pasar Raya, penanganan isolasi mandiri sementara.

6. Laki-laki berusia 27 tahun, warga Kubu Marapalam, terinfeksi karena sebagai pedagang Pasar Raya, penanganan isolasi mandiri sementara.

7. Laki-laki, warga Komplek Bunda Permai Tabiang, penanganan isolasi mandiri sementara.

8. Perempuan berusia 53 tahun, warga Parak Laweh Pulau Aia Nan XX, terinfeksi karena sebagai pedagang Pasar Raya, penanganan isolasi mandiri sementara.

9. Laki-laki berusia 51 tahun, warga Simpang Haru, terinfeksi karena sebagai pedagang Pasar Raya, penanganan isolasi mandiri sementara.

10. Laki-laki berusia 59 tahun, warga Adinegoro Lubuak Buayo, terinfeksi karena sebagai pedagang Pasar Raya, penanganan isolasi mandiri sementara.

11. Perempuan berusia 33 tahun, pekerjaan tenaga kesehatan, diduga terpapar di rumah sakit, penanganan isolasi mandiri sementara.

12. Perempuan berusia 25 tahun, pekerjaan tenaga kesehatan, diduga terpapar di rumah sakit, penanganan isolasi mandiri sementara.

13. Perempuan berusia, pekerjaan tenaga kesehatan, diduga terpapar di rumah sakit, penanganan isolasi mandiri sementara.

14. Laki-laki berusia 28 tahun, warga Cendana Mato Aia, pekerjaan tenaga kesehatan, diduga terpapar di rumah sakit, penanganan isolasi mandiri sementara.

15. Perempuan, pekerjaan tenaga kesehatan, diduga terpapar di rumah sakit, penanganan isolasi mandiri sementara.

16. Perempuan, pekerjaan pegawai Bank, penanganan isolasi mandiri sementara.

17. Laki-laki berusia 41 tahun, warga Simpang Haru, terinfeksi karena sebagai pedagang di Pasar Raya, penanganan isolasi mandiri sementara.

18. Laki-laki berusia 35 tahun, warga Ulak Karang Selatan, terinfeksi karena sebagai pedagang di Pasar Raya, penanganan isolasi mandiri sementara.

19. Perempuan berusia 34 tahun, warga Ulak Karang Selatan, terinfeksi karena sebagai pedagang di Pasar Raya, penanganan isolasi mandiri sementara.

20. Perempuan berusia 60 tahun, warga Gunuang Sariak, terinfeksi karena sebagai pedagang di Pasar Raya, penanganan isolasi mandiri sementara.

"Kemudian penambahan 4 orang laki-laki lagi, namun untuk rincian dan riwayatnya tidak dapat disampaikan, lao data dari Dinas Kesehatan Kota Padang tidak lengkap," ujarnya.

Jasman melanjutkan, dari Kabupaten Padang Pariaman, laki-laki berusia 67 tahun, warga Lansano Lurah Ampalu, Kecamatan VII Koto Sungsi Sariak, pekerjaan buruh, terinfeksi karena bekerja di Pasar Raya, penanganan isolasi mandiri sementara.

Kota Payakumbuh

1. Perempuan berusia 31 tahun, warga Kelurahan Ikua Koto Dibalai, pekerjaan pedagang, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

2. Perempuan berusia 44 tahun, warga Kelurahan Padang Tangah Payobadar, status ibu rumah tangga, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

3. Anak-anak (perempuan) berusia 6 tahun, warga Kelurahan Padang Tangah Payobadar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

4. Anak-anak (perempuan) berusia 9 tahun, warga Kelurahan Padang Tangah Payobadar, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

5. Laki-laki berusia 25 tahun, warga Kelurahan Padang Tangah Payobadar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

"Sementara itu dari Kabupaten Limapuluh Kota dan Kabupaten Dharmasraya masing-masing bertambah 1 orang yakni, laki-laki berusia 59 tahun, warga Pulutan Nagari Koto Tuo Kec. harau, pekerjaan ASN, diduga terpapar dari tempat kerja, dan perempuan berusia 19 tahun, warga Sungai Nili, Pulau Punjuang, status pelajar, terinfeksi karena sebagai Santri Temboro, pulang dari Jawa Timur tanggal 18 April 2020, penanganan keduanya isolasi mandiri sementara," tuturnya.

"Dari Kabupaten Solok, laki-laki berusia 44 tahun, warga Nagari Koto Baru Kec. Kubuang, pekerjaan salesman, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara," sambungnya.

Kota Sawahlunto

1. Laki-laki berusia 63 tahun, warga desa Sikalang, Kecamatan Talawi, pekerjaan swasta, diduga terpapar dari posko perbatasan, penanganan isolasi daerah.

2. Perempuan berusia 33 tahun, warga komplek PLTU Ombilin Talawi Hilia, status ibu rumah tangga, terinfeksi karena pulang dari Padang tanggal 10 Mei 2020, penanganan isolasi daerah.

"Dari 478 orang yang positif, dengan rincian 119 orang dirawat di berbagai Rumah Sakit, isolasi mandiri 72 orang, isolasi daerah 4 orang, Bapelkes 9 orang dan di BPSDM 59 orang, BPP Padang 11 orang, meninggal dunia 24 orang dan sembuh 180 orang," pungkasnya kemudian.

Editor: Muhammad Haikal