Foto Parang diatas Sajadah Viral di Media Sosial

Beredar Foto Jemaah Salat Idul Fitri Bawa Parang
Beredar Foto Jemaah Salat Idul Fitri Bawa Parang (Facebook)

KLIKPOSITIF - Aksi jemaah membawa parang saat salat tersebut diduga dilakukan agar tidak ada pembubaran paksa salat Idul Fitri berjemaah.

Dalam foto jemaah salat Idul Fitri membawa senjata tajam (parang) ini terlihat tak hanya satu orang saja yang membawa parang, namun setidaknya ada tiga orang.

baca juga: 13 Warga Kota Solok Terkonfirmasi Positif Covid-19

Diberitakan Terkini.id, Minggu (24/5/2020), aksi jemaah membawa parang saat salat Idul Fitri ini lantaran untuk mengantisipasi adanya upaya pembubaran salat Id oleh aparat.

"Buat jaga-jaga, siapa tahu mau dibubarkan," tulis salah satu caption foto tersebut.

baca juga: Kasus Positif COVID-19 di Padang Kembali Meningkat, Dinkes Ungkap Penyebabnya

Postingan itu salah satunya dibagikan oleh akun J Menuju Taubat di salah satu grup media sosial facebook.

Hingga berita ini diturunkan, postingan J sudah dibagikan sebanyak 307 kali. Berdasarkan narasi di media sosial, J menyampaikan bahwa lokasi foto tersebut adalah di sebuah daerah di Sulawesi. Namun J tidak menyebutkan lebih detil lokasinya.

baca juga: Moeldoko Masih Mengaku Ketum Demokrat, Begini Respon Tokoh Partai

Sementara itu, di lokasi yang berbeda, terdapat aksi pemukulan petugas oleh oknum warga diduga karena melarang salat Idul Fitri berjemaah. Videonya juga beredar viral di media sosial.

Video viral tersebut salah satunya dibagikan oleh akun Instagram @cetul22, pada hari Minggu (24/5/2020) pagi, saat pelaksanaan salat Idul Fitri .

baca juga: Jelang Lebaran, Menkes Minta Vaksin Lansia Diprioritaskan

Dalam video petugas diamuk warga diduga gegara melarang salat Idul Fitri berjemaah tersebut tampak sejumlah warga menyerang seseorang yang diduga adalah Kepala Desa (Kades). Terdapat pula petugas desa berseragam hijau yang terlihat hendak mengamankan sang Kades. Namun bukannya berhasil mengamankan, petugas tersebut justru mendapat bogem mentah dari oknum warga.

Petugas yang diduga seorang pertahanan sipil (hansip) tersebut jatuh tersungkur, lalu berusaha menghindar setelah ada warga lain yang hendak menyerangnya lagi.

Sumber: Suara.com

Editor: Eko Fajri