Sejumlah Pesantren Tua Tiadakan Agenda Sowan Lebaran di Tahun Covid-19

Ilustrasi
Ilustrasi (Net)

KLIKPOSITIF - Sejumlah pesantren besar mengeluarkan maklumat yang tersebar di media sosial dalam rangka mencegah penularan virus Corona atau Covid-19. Mereka dalam maklumatnya meniadakan agenda sowan lebaran bagi masyarakat, alumni, dan wali santri.

Mereka sementara menutup pintu sowan. Asrama Perguruan Islam (API) Pesantren Salaf Tegalrejo, Magelang, dalam surat keputusannya Nomor: 19/P.API/V/2020 tertanggal 20 Mei 2020 mengeluarkan enam poin keputusan.

baca juga: Aturan Bersepeda dari Kemenhub Soal Wajib Pakai Helm, Ini Penjelasannya

Pada poin pertama menyatakan bahwa kegiatan halal bi halal malam 1 Syawwal, 3 Syawwal, P4SK, dan organisasi tahun ini ditiadakan demi menjaga kesehatan bersama dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Untuk poin kedua, silaturahim lebaran ke ahlul bait ditiadakan. Masyayikh pesantren tidak menerima tamu selama bulan Syawwal.

baca juga: 16 Paket Besar Ganja Kering Disita, Empat Pelaku Dibekuk di Pasbar

Pada poin ketiga, mereka mengumumkan, batas masuk santri awal tahun menunggu kebijaksanaan dan menunggu kepastian dari ahlul bait. Keempat, kepada semua santri (baik santri lama atau baru) dan alumni mereka tidak memperkenankan ke pondok untuk keperluan apapun sebelum ada pemberitahuan resmi dari pesantren .

Salah seorang anggota keluarga API Pesantren Salaf Tegalrejo, Magelang, KH Muhammad Yusuf Chudlori atau Gus Yusuf ketika dikonfirmasi NU Online membenarkan surat edaran tersebut. "Benar," kata Gus Yusuf, Ahad (24/5).

baca juga: Pelajaran Sejarah Tidak Lagi Wajib?, Wakil Ketua MPR Sarankan Nadiem Makarim Kembali Belajar

Begitu pun dengan Pesantren Lirboyo, Kediri. Pesantren yang berdiri pada 1910 M ini mengeluarkan lima maklumat. Pada salah satu poin maklumatnya, pihak pesantren menyatakan bahwa agenda halal bi halal daerah untuk tahun 1441 H/ 2020 M ditiadakan.

Sedangkan poin lainnya, untuk hari raya Idul Fitri tahun ini masyayikh Pondok Pesantren Lirboyo tidak menerima tamu. Mereka memohon kepada segenap santri, alumni, dan masyarakat untuk sementara waktu tidak melakukan sowan kepada masyayikh.

baca juga: Ini Pengakuan Ibu Pelaku Penusakan Syekh Ali Jaber Tentang Kondisi Anaknya

Maklumat juga dikeluarkan oleh Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo, Situbondo. Pada salah satu poinnya, pihak pesantren menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh lapisan masyarakat karena untuk sementara ini kegiatan open house (sowan kepada ahlul bait) ditiadakan.

Pesantren Al-Falah Ploso, Kediri, mengeluarkan surat edaran yang berisi salah satu poinnya menyatakan, masyayikh dan keluarga besar Pondok Pesantren Al-Falah Ploso untuk sementara waktu tidak menerima tamu, baik untuk keperluan hari raya maupun yang lain.

Sumber: nu.or.id

Editor: Eko Fajri