PSBB Sumbar Diperpanjang Lagi?

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir)

PADANG, KLIKPOSITIF - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Sumatera Barat (Sumbar) akan berakhir pada 29 Mei (empat hari lagi).

Untuk memastikan apakah akan diperpanjang atau tidak, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menyampaikan, harus dibicarakan dulu dengan Bupati dan Walikota se Sumbar.

baca juga: Ada 2 Penambahan Positif COVID-19 di Sumbar, Jubir: Dari Limapuluh Kota dan Padang

"Kemungkinan PSBB akan diperpanjang atau tidak diperpanjang, harus dibicarakan dulu. Hari ini kami bahas rencana dan strategis pasca PSBB tahap II bersama Kepala OPD," jelasnya usai memimpin langsung rapat terbatas, terkait rencana dan strategis pasca PSBB tahap II di Aula Kantor Gubernur, Senin, 25 Mei 2020.

Menurutnya, diperpanjang atau tidak tergantung kesepakatan bersama. Namun, perlu pertimbangan matang sebab menurut World Health Organization (WHO) Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) diprediksi akan berlangsung lama.

baca juga: Sekolah di Masa New Normal, Guru PAI Dituntut Lebih Proaktif

"Ini juga akan jadi pertimbangan untuk memperpanjang atau mengakhiri PSBB. Kalau berlangsung lama tentu akan berpengaruh kepada berbagai sektor," ujarnya.

Disampaikannya, pemerintah secara terus menerus mencari solusi dan inovasi sehingga kehidupan mampu berangsur-angsur berjalan normal terkait strategi menuju peningkatan produktivitas dan aman dari COVID-19.

baca juga: Sumbar Tuan Rumah, Gubernur Minta Kafilah Tingkatkan Kualitas untuk Meraih Prestasi di MTQ Nasional

"Saat ini pemerintah sedang menyusun strategi New Normal atau tatanan kehidupan yang baru. Masyarakat diminta agar mampu berdamai dengan COVID-19, yakni dengan menyesuaikan diri dan tetap mengedepankan protokol kesehatan," terangnya.

Kementerian Kesehatan telah menerbitkan panduan untuk bekerja di situasi New Normal. Panduan itu tercantum dalam Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/328/2020 tentang Panduan Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 di Tempat Kerja Perkantoran dan Industri dalam Mendukung Keberlangsungan Usaha pada Situasi Pandemi.

baca juga: Pandemi COVID-19, Momentum Transisi ke Energi Terbarukan

"Aspek kesehatan dan sosial ekonomi menjadi hal yang penting dalam hal Protokol Masyarakat Produktif dan Aman COVID-19 ini, untuk kembali membangun perekonomian daerah," tukasnya.

[Hms-Sumbar]

Editor: Joni Abdul Kasir