Operasi Ketupat Diperpanjang, Ini Penjelasan Polda Sumbar

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu
Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu (Ist)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu mengatakan, Operasi Ketupat Singgalang diperpanjang hingga 7 Juni 2020 nanti, hal tersebut sesuai dengan perintah Kapolri Jenderal Idham Aziz.

"Tujuannya untuk mencegah penyebaranvirus COVID-19, sementara sasarannya pada warga yang akan balik ke kota. Jadi kita cegah arus balik warga ini, kita himbau untuk dikampung dulu," kata Satake saat dihubungi KLIKPOSITIF , Rabu (27/5/2020).

baca juga: WHO: Masih Ada Harapan untuk Mengendalikan Wabah COVID-19

Satake menambahkan, dalam perpanjangan Operasi Ketupat tersebut, pihaknya melibatkan instansi terkait, seperti TNI, tenaga medis, BNPB, Satpol PP. Hal ini sama seperti biasanya.

Sementara itu, untuk personel yang dikerahkan berasal dari personel Polda Sumbar dan Polres-polres dengan jumlah yang sama sejak operasi ini dimulai, namun Satake tidak menyebutkan jumlah secara detail.

baca juga: KPK Cium Modus Dana Anggaran Penanganan COVID-19 Dipakai Buat Pilkada

Satake mengingatkan, agar masyarakat yang sudah terlanjur mudik menahan diri untuk tidak kembali ke kota jika tidak ada kepentingan yang mendesak. "Jadi yang diperbolehkan masuk ke kota nantinya yang punya kepentingan dengan memiliki surat pengantar dari desa masing-masing," tuturnya.

"Kemudian, tidak lupa untuk mematuhi peraturan pemerintah tentang physical distancing ataupun sosial distancing, sering mencuci tangan, dan meningkatkan imun tubuh," pungkasnya kemudian.

baca juga: Jumlah Pasien Positif Corona Melonjak Jadi 74.018 Orang di Indonesia

Diketahui, dalam Operasi Ketupat Singgalang, Polda Sumbar mendirikan sejumlah posko pengamanan ada dibeberapa titik di Sumbar, keseluruhannya berjumlah 68 pos, dan untuk di Kota Padang sendiri terdapat 5 Pos Pengamanan.

Editor: Muhammad Haikal