Keluar dari PSBB, Bukittinggi Seleksi Pendatang dari Padang

Wako Bukittinggi Ramlan Nurmatias
Wako Bukittinggi Ramlan Nurmatias (KLIKPOSITIF/Hatta Rizal)

BUKITTINGGI , KLIKPOSITIF - Pemerintah Kota Bukittinggi memutuskan keluar dari Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB) dan bersiap masuk ke "New Normal", Rabu 27 Mei 2020.

Semua sektor terutama perekonomian yang terdampak akibat PSBB perlahan mulai dibuka untuk umum atau dilonggarkan agar kehidupan kembali normal. Hal ini direncanakan mulai 1 Juni mendatang.

baca juga: Agam Tambah 21 Pasien COVID Hari Ini

Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias menyebut, langkah ini diambil demi kepentingan bersama namun tetap memperhatikan protokol kesehatan.

"Namun posko check point tetap kita pertahankan di batas kota, terutama yang datang dari Padang, kita waspadai betul," ucap Ramlan, Rabu 27 Mei 2020.

baca juga: Sekwan DPRD Solsel Sebut EST Tidak Hadir saat Kunker ke DPRD Sumbar

Ramlan menyebut, pendatang atau pengendara dari Padang akan dirazia KTPnya dan tak begitu saja diizinkan masuk kota.

"Padang sudah ratusan (kasus COVID-19), kita wanti-wanti betul. Yang dari Padang kita seleksi, kecuali ada surat tugasnya," kata Ramlan.

baca juga: Pegawai Setda Serta Dinas Pariwisata Solsel Jalani Tes Swab

Saking seriusnya menolak pendatang masuk kota, Ramlan bahkan sempat berujar hal ini terkait kunjungan Wagub Sumbar Nasrul Abit hari ini.

"Tadi saya bilang ke Wagub, Pak maaf, Saya jaga jarak karena Bapak dari Padang," ungkapnya.

baca juga: Kampanye Pilgub Sumbar 71 Hari, Bawaslu: Harus dengan Protokol Kesehatan COVID-19

Wali Kota Bukittinggi berharap keputusan ini bisa dimaklumi dalam rangka pemutusan penularan COVID-19.

Penulis: Hatta Rizal | Editor: Rezka Delpiera