27 Mei, Angka Sembuh Corona Sumbar Bertambah 28

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Sumbar Jasman Rizal
Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Sumbar Jasman Rizal (Ist)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Sumbar Jasman Rizal mengatakan, selain penambahan 27 warga yang positif terkonfirmasi positif COVID-19, disaat yang bersamaan sebanyak 28 orang dinyatakan sembuh.

"Penambahan sembuh tersebut berasal dari berbagai daerah, seperti, Kabupaten Agam, Kota Payakumbuh, Kabupaten Solok Selatan, Kabupaten Pesisir Selatan, Kota Bukittinggi, Kota Padang Panjang serta Kota Padang," katanya melalui keterangan tertulis yang diterima KLIKPOSITIF , Rabu (27/5/2020).

baca juga: Agam Tambah 11 Kasus Positif COVID-19, Terendah dalam Sepekan Terakhir

Rinciannya, dari Kota Padang:

1. Perempuan berusia 60 tahun, warga Bungo Pasang, Kota Padang, status ibu rumah tangga, tidak ada riwayat kontak dan riwayat perjalanan, pasien RSUP Dr. M. Djamil.

baca juga: Dua Warga Pessel Positif COVID-19, Masing-masing Warga Sutera dan Ranah Pesisir

2. Perempuan berusia 17 tahun, warga Padang Timur, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Semen Padang Hospital.

3. Perempuan berusia 54 tahun, warga Pauah, Kota Padang, pekerjaan tenaga kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Dinkes Padang.

baca juga: WHO: Obat Herbal untuk COVID-19 Diizinkan, Asal Lewat Pengujian

4. Perempuan berusia 22 tahun, warga Lubuak Bagaluang, Kota Padang, pekerjaan tenaga kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Semen Padang Hospital.

5. Perempuan berusia 20 tahun, warga Ikua Koto, Kota Padang, pekerjaan swasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Dinkes Kota Padang.

baca juga: Refly Harun Dorong KPU Ciptakan Aturan Baru Soal Pilkada

6. Laki-laki berusia 24 tahun, warga Andaleh, status Eks Mahasiswa, terinfeksi karena pulang dari Pasar Raya, pasien RS. Hermina Padang.

7. Laki-laki berusia 29 tahun, warga Kubu Marapalam, pekerjaan wiraswasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Semen Padang Hospital.

8. Laki-laki berusia 20 tahun, warga Kurao Pagang, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Rasidin Padang.

9. Anak-anak (perempuan) berusia 9 tahun, warga Siteba, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Semen Padang Hospital.

10. Laki-laki berusia 54 tahun, warga Padang Pasir, Kota Padang, terinfeksi karena sebagai pedagang Pasar Raya, pasien RSUP Dr. M. Djamil Padang.

11. Laki-laki berusia 78 tahun, warga Padang Pasir, pekerjaan tenaga kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUP Dr. M. Djamil Padang.

12. Perempuan berusia 12 tahun, warga Padang Pasir, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, RSUP Dr. M. Djamil Padang.

13. Laki-laki berusia 49 tahun, warga Tanah Sirah, Kota Padang, terinfeksi karena sebagai pedagang Pasar Raya Padang, pasien Semen Padang Hospital

14. Laki-laki berusia 26 tahun, warga Anduriang, terinfeksi karena sebagai karyawan toko Pasar Raya Padang, pasien Dinkes Padang.

15. Perempuan berusia 42 tahun, warga Siteba, pekerjaan swasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Semen Padang Hospital.

16. Laki-laki berusia 15 tahun, warga Siteba, Kota Padang, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, Pasien Semen Padang Hospital.

17. Perempuan berusia 43 tahun, warga Aia Tawa Barat, Kota Padang, pekerjaan ASN, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Dinkes Padang.

"Dari Kabupaten Pesisir Selatan, perempuan berusia 30 tahun, warga Tarusan, pekerjaan tenaga kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD M. Zein Painan," ujarnya.

Jasman menambahkan, dari Kota Payakumbuh, perempuan berusia 52 tahun, warga Payakumbuh Barat, status ibu rumah tangga, terinfeksi karena anak dan suami sering ke Bukittinggi, pasien RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi dan perempuan berusia 45 tahun, warga Payakumbuah Timur, pekerjaan wiraswasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Adnan WD.

"Kemudian dari Kota Bukittinggi, perempuan berusia 23 tahun, warga Mandiangin, status mahasiswa, terinfeksi karena pulang dari Jakarta Selatan, pasien RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi dan laki-laki berusia 28 tahun, warga Kabun Pulasan Kota Bukittinggi, pekerjaan karyawan hotel, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi," ujarnya lagi.

Jasman melanjutkan, dari Kabupaten Agam, laki-laki berusia 42 tahun, warga IV Angkek, pekerjaan tenaga kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi dan perempuan berusia 37 tahun, warga Lubuk Basung, pekerjaan tenaga kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Dinkes Kabupaten Agam.

Selanjutnya, dari Kabupaten Solok Selatan, laki-laki berusia 18 tahun, status mahasiswa, terinfeksi karena pulang dari Padang 18 April 2020, dan laki-laki berusia 20 tahun. Keduanya merupakan warga Pakan Rabaa Tangah, terinfeksi karena pulang dari Padang, pasien RSUD Solok Selatan.

"Terakhir, dari Kota Padang Panjang dan Kabupaten Limapuluh Kota masing-masing 1 orang yakni, perempuan berusia 24 tahun, warga Kampuang Manggih, pekerjaan Satpol PP, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Padang Panjang dan laki-laki berusia 52 tahun, warga Taeh Baruah, pekerjaan Garin Masjid, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Adnan WD.

"Dari 537 orang yang positif, dapat dirinci 118 orang dirawat di berbagai Rumah Sakit, isolasi mandiri 73 orang, isolasi daerah 2 orang, Bapelkes 8 orang dan di BPSDM 35 orang, BPP Padang 11 orang, BDK 29 orang, meninggal dunia 25 orang dan sembuh 236 orang," tuturnya.

Editor: Muhammad Haikal