PSBB Selesai di Bukittinggi, Salat Jamaah di Masjid Diizinkan Kembali

Masjid Jamik Aua Kuniang Bukittinggi
Masjid Jamik Aua Kuniang Bukittinggi (KLIKPOSITIF/Hatta Rizal)

BUKITTINGGI , KLIKPOSITIF - Pemerintah Kota Bukittinggi mulai 1 Juni mendatang memberlakukan "New Normal". Langkah ini diambil setelah diputuskan tidak memperpanjang PSBB yang berakhir 29 Mei nanti.

Akibatnya, sejumlah peraturan akan dilonggarkan. Termasuk pelaksanaan salat berjamaah di masjid-masjid yang sebelumnya ditiadakan demi mencegah penyebaran virus corona .

baca juga: Sekolah Dimulai 13 Juli, Pemkab Solsel Siapkan Sitem Kombinasi

"Salat berjamaah akan kembali dilakukan di masjid karena kita sudah lepas dari PSBB, namun tetap dengan standar penanganan COVID-19, kita akan rapatkan ini dengan MUI dan pengurus masjid," ungkap Wako Bukittinggi Ramlan Nurmatias, Rabu 27 Mei 2020.

Standar yang dimaksud Ramlan adalah setiap jamaah diminta membawa sajadah masing-masing sehingga potensi penularan bisa diperkecil.

baca juga: Dugaan Pakar: Virus Corona Sudah Ada Bertahun-tahun Tapi Tidak Aktif

"Kita minta pengurus memperpendek khotbah, dan jamaah yang datang harus diseleksi serta wajib pakai masker. Aturan ini diharap bisa dijalani agar tetap terhindar dari virus," kata Ramlan.

Dalam beberapa waktu ke depan, Ramlan mengatakan pihaknya akan memfasilitasi masjid yang belum memiliki tempat mencuci tangan di bagian luar masjid.

baca juga: Kalung Anti Corona, DPR: Jika Bantuan Pemerintah Akan Kuras APBN

Pemko Bukittinggi hari ini menggelar konferensi pers terkait keputusan tidak memperpanjang PSBB, alasannya penularan COVID-19 sudah terkendali dan ekonomi rakyat yang telah hancur.

Setelah PSBB berakhir, diharap warga melanjutkan aktifitas dengan protokol kesehatan yang ketat agar terhindar dari COVID-19.

baca juga: Bertambah 55 Orang, RSD Wisma Atlet Rawat 754 Pasien Positif Corona

Sejauh ini, ada 17 pasien COVID-19 di Bukittinggi , 13 sembuh, 1 meninggal dan 3 masih dirawat.

Penulis: Hatta Rizal | Editor: Rezka Delpiera