Petugas Medis Usia Diatas 50 Tahun Tidak Bolehkan Masuk Jam Malam di RSAM Bukittinggi

Wagub Sumbar Nasrul Abit saat meninjau RSAM Bukittinggi
Wagub Sumbar Nasrul Abit saat meninjau RSAM Bukittinggi (Istimewa)

PADANG, KLIKPOSITIF - Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit berharap Rumah Sakit Achmad Mohtar Bukittinggi bisa menjalankan tugas dapat menyesuaikan dengan konsep dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).

Konsep tersebut menekankan petugas medis umur diatas 50 tahun tidak boleh bekerja malam, untuk itu perlu tenaga muda yang bertugas untuk shift malam. Apalagi saat wabah Corona.

baca juga: Kabar Baik, Pasien COVID-19 Terlama di RSAM Sembuh

"Kita harus menyesuaikan diri agar pelayanan disini berjalan dengan baik dan lancar sesuai dengan standar protokol kesehatan di tengah pandemi COVID-19," ujarnya, Kamis, 28 Mei 2020.

Nasrul memberikan apresiasi terhadap pegawai rumah sakit yang bertugas dengan didikasi tinggi saat COVID-19. Sebagai salah satu rumah sakit rujukan dalam penanganan pasien Corona, RSAM terus dilengkapi dengan fasilitas kesehatan.

baca juga: Awas, Banyak Tes Antibodi Virus Corona Palsu Dijual Onilne

"RSAM Bukittinggi saat ini tersedia 26 tempat tidur. Untuk itu kita perlu persiapan tambahan tempat tidur 76 lagi, jadi diperkirakan akan disediakan 104 tempat tidur termasuk persediaan peralatannya di RSAM. Kemari saya langsung tinjau penambahan alat kesehatan RSAM," bebernya.

Wagub menyebutkan, Bukittinggi ini salah satu wilayah II di Sumatera Barat, jadi pemerintah perlu juga tambahan peralatan dan melengkapi kebutuhan supaya ready (siap) dalam pelayanan COVID-19.

baca juga: IBF 2020 : Protokol COVID-19, Faktor Kunci Kebangkitan Industri EO

Mengingat Sumbar masih terus ada penambahan kasus-kasus baru, dimana RSAM Bukittinggi masih harus menyiapkan diri agar penanganan COVID-19 cepat dan bisa memutus mata rantai penyebaran.

"Kemudian, setelah berdiskusi dengan dr. Khairul untuk segera mengajukan perencanaan permintaan dengan segera ke Badan Keuangan Daerah bersama dengan Inspektorat untuk melakukan evaluasi pemanfaatan anggaran penanganan COVID-19 terhadap Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Kesehatan Sumbar terkait pengadaan sarana dan prasarana di RSAM Bukittinggi," tukasnya. (*)

baca juga: Pemko Padang Anggarkan Lagi Rp60 Miliar Untuk Tangani COVID-19, Fokus Hal Ini

Editor: Joni Abdul Kasir