DPRD Sumbar Sorot Pembangunan Bidang Pertanian

Seorang petani menanam padi di sawah
Seorang petani menanam padi di sawah (KLIKPOSITIF)

PADANG, KLIKPOSITIF - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat menilai, pembangunan di sektor pertanian belakangan ini kurang mendapat perhatian dari pemerintah daerah. Salah satunya dinilai dari tidak adanya pembukaan lahan pertanian baru oleh pemerintah daerah.

Ketua Fraksi Gerindra, Hidayat mengatakan selama ini bagian ini kurang mendapat perhatian, baik dalam bentuk program kegiatan maupun penganggaran. "Padahal masyarakat Sumbar yang beraktivitas di sektor pertanian paling banyak, begitu juga kontribusi sektor ini pada PDRB juga terbesar mencapai lebih kurang 25%," katanya saat dihubungi di Padang, Kamis sore, 28 Mei 2020.

baca juga: WHO: Masih Ada Harapan untuk Mengendalikan Wabah COVID-19

Ia mengatakan pihaknya melihat tidak ada upaya upaya strategis seperti program cetak sawah baru, pembangunan pengairan untuk lahan pertanian, hingga perhatian kepada penangkar benih unggul atau kegiatan pensejahteraan petani.

"Kami berharap sektor pertanian pasca COVID-19 kembai diangkat menjadi sektor primadona. Tentunya dengan melakukan inovasi-inovasi baru di bidang pertanian dengan mengajak anak muda Sumbar," jelasnya.

baca juga: KPK Cium Modus Dana Anggaran Penanganan COVID-19 Dipakai Buat Pilkada

Menurutnya, di masa pandemi ini, ketahanan pangan juga menjadi salah satu hal yang harus diperhatikan oleh pemerintah daerah. "Sehingga kita mendorong anak muda untuk bangga menjadi petani, sehingga petani tak selalu identik dengan kemiskinan atau kotor, namun menjadi salah satu lapangan kerja yang bergengsi dan perlu diperhitungkan," jelasnya. (*)

Editor: Fitria Marlina