Ambruk Karena Longsor, Kelok Cindua Ngarai Sianok Segera Diperbaiki

Kondisi Kelok Cindua yang Memprihatinkan
Kondisi Kelok Cindua yang Memprihatinkan (KLIKPOSITIF)

BUKITTINGGI, KLIKPOSITIF --Pemerintah Kota Bukittinggi mengkonfirmasi bahwa pembangunan Kelok Cindua yang ambruk akibat longsor segera dimulai dalam waktu dekat ini.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bukittinggi Rahmat AE menyebut, kemungkinan besar pembangunan akan dilakukan dalam Minggu ke 2 di Bulan Juni 2020.

baca juga: Kasus Kembali Bermunculan, Zona Hijau COVID-19 di Sumbar Tinggal Empat Daerah

"Updatenya, kita sedang menunggu pemenang tender, mudah-mudahan segera dapat dan pekerjaan segera bisa dimulai,"ucapnya saat ditemui KLIKPOSITIF , Jum'at 29 Mei 2020.

Jika dimulai, pembangunan kembali jalan yang menghubungkan Bukittinggi-Agam via Matur itu ditarget rampung 4 bulan dengan anggaran 4,2 miliar rupiah.

baca juga: Dinkes Pariaman Ingatkan Bahaya Penyakit Kusta, Ajak Masyarakat Lakukan Hal Ini

"September sudah harus selesai, lebar jalan tetap seperti kondisi sekarang, namun akan kita beri dam penahan berikut saluran air beton, jika selesai selanjutnya kita akan coba pula memperbaiki tebing di atasnya,"ujar Rahmat.

Longsor Kelok Cindua terjadi sejak Desember 2019, selanjutnya longsor terus terjadi dan menggerus badan jalan sehingga jalan tersisa hanya 3,5 meter di Februari 2020.

baca juga: Ikuti tes COVID-19, Ini Kata Satpam Telkom Indonesia Cabang Sumbar

Sementara, bahu jalan itu amblas sedalam lebih dari 10 meter dengan panjang cakupan mencapai 15 meter sehingga akses kendaraan hanya bisa dilalui dengan sistem buka tutup.

Kelok Cindua merupakan Tikungan berbentuk "S" yang berlokasi di Kelurahan Kayu Kubu, persis dibawah Lubang Jepang. Akses ini setiap hari cukup padat dilalui kendaraan sehingga warga cukup menunggu proses pengerjaannya.

baca juga: COVID-19 Kota Padang, Dinkes : Lihat Saja di Website

Penulis: Hatta Rizal | Editor: Eko Fajri