Gelar Pilkada di Tengah COVID-19, KPU Pasbar Butuh Tambah Anggaran

Ketua KPU Pasaman Barat, Alharis
Ketua KPU Pasaman Barat, Alharis (Irfansyah Pasaribu)

PASBAR , KLIKPOSITIF - Komisi Pemilihan Umum Pasaman Barat (KPU Pasbar ) menyebut adanya potensi penambahan anggaran untuk Pilkada serentak 2020, jika Pilkada tetap di gelar di tengah pandemi Corona Virus Disease (COVID-19).

"Ada kemungkinan penambahan, sebab ada protokol kesehatan yang harus dilaksanakan penyelenggara selama tahapan," sebut Ketua KPU Pasbar Alharis, Jumat (29/5) kepada wartawan.

baca juga: Pilkada Tanah Datar 2020, KPU akan Coklit Pemilih 15 Juli-13 Agustus

Ia mengatakan, penambahan anggaran itu untuk mengadakan Alat Pelindung Diri (APD), hingga peralatan kesehatan lainnya untuk personil KPU, PPK, PPS, KPPS dan PPDP.

Alharis menjelaskan, penambahan anggaran ini belum diketahui dari mana sumber dananya.

baca juga: Polres Pasbar Ringkus Dua Pengedar Narkoba di Lokasi Berbeda

"Kita masih menunggu regulasi dari KPU RI tentang tahapan dan anggaran nantinya," jelasnya.

Ia menerangkan, penambahan anggaran itu bukan dialokasikan untuk biaya logistik pemilu, namun untuk menyediakan sarana dan prasarana kesehatan sebagai bentuk pencegahan penyebaran COVID-19.

baca juga: Sekolah di Pasaman Barat Akan Kembali Dibuka, Ini Kata Bupati

"Jika selama masa tahapan ini COVID-19 masih mewabah, tentu kita sangat membutuhkan APD dan peralatan kesehatan lain nya," terangnya.

Untuk itu, pihaknya masih menunggu regulasi dari KPU RI tentang tahapan dan anggaran nantinya. Sebab dari regulasi itu, pihaknya baru bisa mengetahui terkait dengan kebutuhan APD.

baca juga: Dugaan Pakar: Virus Corona Sudah Ada Bertahun-tahun Tapi Tidak Aktif

"Jika regulasinya sudah jelas, baru kita bisa menghitung berapa kebutuhan dan apa saja untuk perlengkapan kesehatan untuk pelaksaan Pilkada tersebut," katanya.

Ia menuturkan, dalam rapat dengar pendapat antara KPU bersama Komisi II DPR, Mendagri, Bawaslu dan DKKP. Ada yang menyarankan pada 15 juni 2020 tahapan Pilkada sudah di mulai, jika Pilkada dilaksanakan pada 9 Desember 2020.

Sementara untuk anggaran yang diterima baru anggaran 2019 sekitar Rp350 juta dan anggaran 2020 tahap I sekitar Rp10 miliar. Sedangkan anggaran tahap II dan tahap III belum ada.

Penulis: Irfansyah Pasaribu | Editor: Rezka Delpiera