Pemko Padang Telah Swab 1.617 Orang dari Klaster Pasar Raya

Ilustrasi
Ilustrasi (Net)

PADANG , KLIKPOSITIF - Pemerintah Kota Padang telah melakukan tes swab terhadap seribuan pedagang di Pasar Raya Padang hingga saat ini.

"Untuk jumlah yang sudah dites swab hingga saat ini klaster Pasar Raya sebanyak 1.617 orang termasuk pedagang, pegawai pasar dan yang berkaitan dengan pedagang yang positif," kata Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang , Andre Algamar, Jumat 29 Mei 2020.

baca juga: H-15 Kemerdekaan RI, Penjual Bendera Mulai Bermunculan

Dari 1.617 orang yang telah dites swab, sebanyak 222 orang diketahui positif COVID-19 untuk klaster Pasar Raya Padang .

"Untuk pedagang yang positif dari pengecekan swab massal yang kami lakukan sebanyak 25 orang, 13 orang pegawai pasar juga positif," lanjutnya.

baca juga: Wali Kota Padang Imbau Warga Kibarkan Bendera Merah Putih Selama Sebulan Penuh

Ia mengatakan, pihaknya menargetkan untuk melakukan tes swab terhadap 2.000 pedagang yang ada di Pasar Raya Padang .

"Saat ini kami melakukan tes swab terhadap pedagang di pasar sandang-pangan, blok satu, blok dua dan blok tiga. Nanti akan terus bertambah," lanjutnya.

baca juga: Kasus Positif COVID-19 Terus Terjadi, Pemko Padang Tetap Laksanakan Salat Idul Adha

Sebagai penanda pedagang telah melakukan tes swab, pihaknya memasang stiker agar masyarakat bisa mengetahui bahwa toko tersebut sudah aman.

"Untuk yang positif, langsung diisolasi di beberapa lokasi yang disediakan pemerintah provinsi. Ada juga yang melakukan isolasi masndiri di rumahnya masing-masing," lanjutnya.

baca juga: Dapat Uang Insentif Rp14,9 Miliar Dari Pusat, Ini Rencana Pemko Padang

Ia mengatakan, banyaknya yang ditemukan positif COVID-19 di klaster Pasar Raya Padang karena kerja keras dari dinas terkait dalam melakukan tracking terhadap orang-orang yang kontak dengan pedagang yang positif.

"Dengan banyaknya melakukan swab ini, kami bisa menemukan masyarakat yang positif COVID-19. Dengan begini, pemutusan mata rantai penyebaran untuk klaster Pasar Raya bisa kami tekan," tutupnya.

Penulis: Halbert Caniago | Editor: Haswandi