Heboh Akun Bodong Mar Yanto, Bacabup Agam Joni Hendra Lapor Ke Polisi

Joni Hendra
Joni Hendra (Doc FB)

AGAM , KLIKPOSITIF - Bakal Calon Bupati Agam Joni Hendra melaporkan akun Mar Yanto akibat kasus dugaan pencemaran nama baik di media sosial Facebook.

Joni Hendra mengatakan, ia turut melaporkan akun bodong tersebut pada Rabu 27 Mei 2020 dengan nomor laporan LP/203/V/2020/SPKT-SBR, karena dirugikan atas beberapa postingan yang diunggah sejak beberapa bulan terakhir.

baca juga: Perolehan Akseptor KB di Agam Lampaui Target

"Ia, saya melapor ke Polda Sumbar Rabu kemarin atas upaya pencemaran nama baik saya dan keluarga besar saya di akun Facebook atas nama Mar Yanto,"kata Joni Hendra di Bukittinggi, Sabtu 30 Mei 2020.

Akun Mar Yanto, kata Ketua Ormas Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) DPCA Agam itu, seringkali melontarkan pernyataan menyudutkan di kolom komentar yang dikeluarkan Joni di Facebook pribadinya.

baca juga: Januari-Mei 2020, DPMPTSP-Naker Agam Terbitkan 1.045 Perizinan

"April lalu, saya putuskan memblokirnya dari pertemanan karena komentarnya yang tidak etis, namun ia sepertinya tak pernah berhenti dan saya masih menemukan postingan serupa lewat kiriman sreenshoot whatsapp teman saya,"ucapnya Joni menjelaskan alasannya melapor ke Polda Sumbar.

Joni sangat berharap pihak penyidik Polda dapat mengungkap siapa pelaku upaya pencemaran nama baik dan keluarganya yang menggunakan Akun Mar Yanto tersebut, serta memberikan hukuman seadil-adilnya.

baca juga: Empat Hari Hilang, Gadis Sungai Pua Akhirnya Ditemukan

Hingga kini, belum diketahui pasti siapa orang dibalik akun yang beberapa waktu terakhir menggemparkan Kabupaten Agam , kekinian akun tersebut sudah tak bisa diakses.

Sejumlah figur lain juga banyak diserang oleh akun bodong tersebut, seperti Anggota DPR RI Mulyadi misalnya, juga sudah melaporkan kasus tersebut.

baca juga: Sudah 4 Hari Gadis Asal Sungai Pua Ini Tak Pulang, Yuk Bantu Mencari

Dalam 2 hari terakhir, Polda Sumbar sudah memeriksa Bupati Agam Indra Catri dan Sekda Martias Wanto sebagai saksi.

Penulis: Hatta Rizal | Editor: Haswandi