Kementerian PUPR Desain Lapangan Pekerjaan Melalui Proyek Padat Karya dan Reguler

Menteri PUPR saat menjawab pertanyaan wartawan usai ikuti Ratas, Jumat (29/5)
Menteri PUPR saat menjawab pertanyaan wartawan usai ikuti Ratas, Jumat (29/5) (Humas/Agung)

KLIKPOSITIF - MenteriPekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, menyampaikan Kementerian PUPR mendesain penciptaan lapangan pekerjaan melalui proyek padat karya tunai dan reguler.

"Penciptaan lapangan kerja , pertama, memang kita mendesain proyek padat karya dengan anggaran sebesarRp11,6 triliun," ujar Menteri PUPR mnejawab pertanyaan wartawan usai mengikuti Rapat Terbatas (Ratas), Jumat (29/5/2020).

baca juga: Bangun Jembatan Batam-Bintan, Pemerintah Lakukan Studi Kelayakan

Nilai sebesar Rp11,6 triliun itu, menurut Menteri PUPR, dikerjakan melalui pekerjaan pemeliharaan jaringan irigasi, pengendalian banjir,drainase-drainase baik di perkotaan maupun di perdesaan, infrastruktur perdesaan, untuk Pamsimas(Penyediaan AirMinumdan Sanitasi BerbasisMasyarakat), yang sudah didesainsemua dan sekarang sudah ada pekerjaan di lapangan.

"Beberapa sudah berjalan dengan total penyerapan pekerja yang kami hitung sekitar 595.000 orang. Lama bekerja antara 30 sampai 100 hari per orang khusus padat karya tunai," imbuh Menteri PUPR.

baca juga: Kementerian PUPR Bedah 1.000 Rumah Warga Tak Layak Huni di Pariaman

Lebih lanjut, Menteri PUPR juga sampaikan telah meng-createlagi pekerjaan-pekerjaan yang reguler, seperti di bendungan dan di jalan raya, kemudian di rehabilitasi irigasi.

"Yang direntang tadi bukan bendungan tetapi jaringan irigasi. Besar, karena itu irigasi primer. Tapi kami minta untuk sementara 1-2 bulan ke depan ini pakai tenaga manusia dulu," terang Menteri PUPR.

baca juga: Legislator Sambut Baik Dua RUU Usulan Presiden

Menurut Menteri PUPR, walaupun nanti agak mundur penyelesaiannyatapi tidak apa-apa, itu untuk tenaga manusiadulu yangada di 2.865 lokasi. Ia menambahkan jadi tidak hanya irigasi saja, namun di semua sektor Kementerian PUPR.

Selainpadat karya yangRp11,6triliuntadi, Menteri PUPR sampaikan telah meng--createdi 2.865 lokasi dan setelah dihitung menyerap sekitar 78.000orang lagi, itu tambahannya.

baca juga: Pengerjaan Fisik Check Dam Pengendali Sedimen Batang Kuranji Sudah 90 Persen

Mungkin nanti, lanjut Menteri PUPR, akan agak sedikit terlambattapi enggak apa-apa, asal bisa menciptakanlapangan kerja.

"Jadi nanti selain 595.000 orang padat karya, ada tambahan lagi 78.000orangpekerjadari pekerjaan infrastruktur di Kementerian PUPR," pungkas Menteri PUPR. (FID/EN)

Editor: Haswandi