Masyarakat di Air Haji Pasbar Tutup Jalan Masuk Menuju PT Agrowiratama, Ada Apa?

Suasana saat masyarakat menutup jalan masuk menuju PT Agrowiratama
Suasana saat masyarakat menutup jalan masuk menuju PT Agrowiratama (Irfansyah Pasaribu)

PASBAR , KLIKPOSITIF - Masyarakat di Jorong Air Haji, Nagari Sungai Aur, Kecamatan Sungai Aur, Kabupaten Pasaman Barat ( Pasbar ) tutup jalan masuk menuju perusahaan perkebunan sawit PT. Agrowiratama, Sabtu (30/5/2020) siang.

Hal itu dilakukan, karena mereka menilai pihak perusahaan tidak membolehkan hasil tani mereka keluar yang berada di lokasi Plasma Batang Alin.

baca juga: Bupati Pasbar: Sejumlah Siswa Tidak Nyaman Dengan Penerapan Protokol Kesehatan

Salah seorang petani, Darul Kutni (65) mengatakan, gejolak ini baru mulai dan sementara ia sendiri baru mau panen, sesuai petunjuk dari ninik mamak.

Namun ia melihat sudah bermasalah dan ini sangat disesal kan nya sebagai warga setempat karena tidak bisa mengeluarkan hasil tani.

baca juga: Sistem PPDB Tahun Ini Bikin Pelajar Terancam Putus Sekolah, Mario Syahjohan: Harus Segera di Evaluasi

"Jika tidak bisa, kami mengeluarkan hasil tani, kami minta tidak ada satu pun kendaraan yang boleh keluar, baik itu kendaraan sawit perusahaan," katanya.

Ia berharap, agar pihak perusahaan tidak mempersulit dan memberlakukan seperti biasa. Sementara ia menilai, kehadiran perusahaan ini di Bumi Tuah Basamo untuk meningkatkan perekonomian.

baca juga: Cegah Konflik Ditengah Masyarakat, Sekda: FKDM Harus Berperan Aktif

"Seharusnya kehadiran perusahaan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, sementara disini malah menyusahkan masyarakat," ungkapnya.

Disamping itu ia menjelaskan, pihak perusahaan beralasan tidak memperbolehkan sawit petani keluar lewat jalan poros, karena sering nya hilang buah sawit.

baca juga: Lakukan Perlawanan, Polres Padang Pariaman Bekuk Pelaku Penusuk Wanita dengan Timah Panas

"Pada prinsip nya kami setuju bahwa sawit yang hilang untuk diselidiki pelaku nya, tapi jangan kami yang di kambing hitam kan, sehingga sawit kami dipersulit untuk keluar," jelasnya.

Sementara itu, Humas PT Agrowiratama, Susanto mengatakan, pihak nya tidak pernah menghalangi sawit petani untuk melintas dari perusahaan itu.

"Kita tidak pernah menghalangi, namun untuk diketahui lahan sawit yang ada di Plasma Batang Alin Permai itu masuk dalam HGU nya perusahaan," katanya.

"Disamping itu, sawit perusahaan kita sering hilang dan kita sudah dua kali melaporkan kejadian pencurian buah sawit ini ke Polsek Lembah Melintang," lanjutnya.

Penulis: Irfansyah Pasaribu | Editor: Eko Fajri