Pertama di Lima Puluh Kota, Nagari Situjuah Batua Punya Tempat Karantina

Perangkat Nagari Situjuah Batua di lokasi karantina.
Perangkat Nagari Situjuah Batua di lokasi karantina. (Ade Suhendra)
LIMA PULUH KOTA , KLIKPOSITIF -

Sebelum menempelkan daftar penerima BLT Covid-19 di warung kopi, kantor nagari dan tempat-tempat umum, Situjuah Batua juga tercatat sebagai nagari pertama di Kabupaten Limapuluh Kota yang membentuk Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di tingkat nagari dan tim pembunuh COVID-19.

Gugus tugas dan tim pembunuh ini dibentuk sejak akhir Maret dan dikukuhkan oleh Bupati Lima Puluh Kota Irfendi Arbi.

Wali Nagari Situjuah Batua Dhon Vesky Dt. Tan Marajo mengatakan beberapa inovasi yang telah dilakukannya bersama perangkat nagari adalah memiliki tempat karantina atau bagi para perantau atau Pelaku Perjalanan Ternotifikasi (PPT) dan Orang Dalam Pengawasan (ODP) yang tidak bisa melakukan isolasi secara mandiri.

baca juga: Agam Tambah 21 Pasien COVID Hari Ini

Tempat karantina tersebut memanfaatkan bangunan SD Negeri 01 Situjuah Batua dan biaya atau operasional di tempat karantina ini, ditanggung sepenuhnya atau dibiayai oleh Lembaga Adat Nagari (LAN) Situjuah Batua.

"Situjuah Batua adalah nagari pejuang. Sejak dulu sampai sekarang, di nagari pejuang ini, persatuan dan kesatuan masyarakat sangat tinggi. Kebersamaan antara pemerintah nagari dan lembaga-lembaga nagari, sangat tinggi bahkan sudah menjadi kearifan lokal," kata Dt. Tan Marajo.

baca juga: Sekwan DPRD Solsel Sebut EST Tidak Hadir saat Kunker ke DPRD Sumbar

Sehingga dikatakannya ketika terjadi pandemi COVID-19, pihaknya bersama Bamus tidak hanya menyediakan anggaran sebesar Rp478 juta dari Dana Desa, tapi juga ada swadaya masyarakat dan Lembaga Adat Nagari untuk tempat karantina. Disisi lain, sederet inovasi berbasis kearifan lokal yang digagas Nagari Situjuah Batua dalam memerangi Covid-19, mendapat apresiasi dari Pemprov Sumbar.

"Alhamdulillah, Wagub Sumbar Nasrul Abit bersama Ketua MUI Sumbar Buya Gusrizal Gazahar dan sejumlah tokoh, mengajak Pemerintah Nagari Situjuah Batua sebagai narasumber dalam salah satu webinar pada Jumat 22 Mei 2020 lalu. Diskusi Online WAG Kawal Covid-19 Sumbar Series 6 ini mengangkat tema Nagari di Sumatera Barat di Tengah Wabah Covid-19 dan diskusi tersebut juga menjadikan Situjuah Batua sebagai pilot projek penanganan Covid-19 di tingkat nagari, dengan mengundang Pemnag Situjuah Batua mengikuti rapat kerja Bupati bersama DPRD," kata Dt. Tan Marajo.

baca juga: Pegawai Setda Serta Dinas Pariwisata Solsel Jalani Tes Swab

Ketua DPRD Lima Puluh Kota Deni Asra beserta anggota dalam kesempatan tersebut juga mengapresiasi apa yang telah dilakukan Nagari Situjuah Batua dan Puskesmas Pangkalan yang telah menunjukkan kinerjanya dalam penanganan Covid-19 di Kabupaten Limapuluh Kota.

"Mestinya penanganan Covid-19 di Nagari Situjuah Batua kita jadikan model dan dituangkan dalam suatu kebijakan daerah. Sehingga menjadi contoh bagi nagari-nagari lainntya di Kabupaten Limapuluh Kota dalam penanganan Covid-19," kata Deni Asra.

baca juga: Dapat Nomor Urut 4, Ini Kata Pasangan Independen Ferizal Ridwan - Nurkhalis

Penulis: Ade Suhendra | Editor: Rezka Delpiera