Wagub Sumbar: WN Irlandia yang Positif COVID-19 Sudah Berpindah-pindah Hotel di Padang

Wagub Sumbar Nasrul Abit
Wagub Sumbar Nasrul Abit (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit mengaku heran, atas masuknya seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Irlandia ke Sumbar. Pasalnya WN Irlandia tersebut dinyatakan positif Corona oleh Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Sumbar Minggu (31/5/2020).

"Hasil tracking yang bersangkutan masuk ke Sumbar sejak 22 April 2020 lalu dari Medan, itu kita sudah masuk PSBB, tapi penerapannya belum, akhir dari pada pembatasan selektif itu, mengapa bisa masuk saya juga heran," katanya di Jumpa Pers Online yang digagas IJTI Sumbar, Minggu (31/5/2020).

baca juga: Tambah 43 Kasus, Agam Catat Rekor Penambahan Pasien Terbanyak

Wagub menambahkan, saat ini WN Irlandia tersebut sudah dijemput oleh petugas kesehatan untuk dikarantina.

"Ternyata dia juga sudah berpindah-pindah hotel di Padang. Dimana dia menginap itu dilakukan tracking," ujarnya.

baca juga: Turun Status dari Zona Merah ke Zona Orange COVID-19, Ini Kata Pemkab Agam

Sementara itu, Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Sumbar Jasman Rizal mengatakan, hari ini terjadi penambahan 15 orang yang positif dan 9 yang dinyatakan sembuh.

"Salah satu dari 15 orang yang positif, merupakan WN Irlandia, laki-laki berusia 41 tahun, pekerjaan swasta, diduga terpapar dari riwayat perjalanan," katanya.

baca juga: Kiat UMKM Binaan Semen Padang Bertahan di Tengah Pandemi, Dapur Yonica Luncurkan Produk Terbaru

Dengan penambahan 15 orang yang positif, total keseluruhan warga yang positif naik menjadi 567 orang. Rinciannya, 120 orang (21,16%) dirawat di berbagai Rumah Sakit, isolasi mandiri di rumah 53 orang (9,35%), isolasi daerah 2 orang (0,35%), isolasi di Bapelkes 15 orang (2,65%), Isolasi di BPSDM 34 orang (5,99%), isolasi di BPP Padang 14 orang (2,47%) dan isolasi di BDK 39 orang (6,88) Balatkop 0 orang. "Sementara meninggal dunia 25 orang (4.41%) dan yang dinyatakan sembuh 265 orang (46,74%).

Editor: Muhammad Haikal