Ini Riwayat Perjalanan WNA di Sumbar yang Positif COVID-19

Ilustrasi
Ilustrasi (net)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Warga negara asing ( WNA ) asal Irlandia dinyatakan terpapar COVID-19 di Padang, Minggu (31/5/2020) kemarin. Hal tersebut disampaikan oleh Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Sumbar melalui keterangan tertulisnya.

Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit, juga angkat bicara soal WN Irlandia yang berjenis kelamin laki-laki tersebut dalam jumpa pers online yang digagas IJTI Sumbar, Minggu (31/5/2020) sore harinya. Ia mengaku heran, atas masuknya seorang Warga Negara Asing ( WNA ) asal Irlandia ke Sumbar. Pasalnya WN Irlandia tersebut dinyatakan positif Corona oleh Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Sumbar Minggu (31/5/2020).

baca juga: Agam Tambah 21 Pasien COVID Hari Ini

"Hasil tracking yang bersangkutan masuk ke Sumbar sejak 22 April 2020 lalu dari Medan, itu kita sudah masuk PSBB, tapi penerapannya belum, akhir dari pada pembatasan selektif itu, mengapa bisa masuk saya juga heran," kata Nasrul Abit.

Wagub menambahkan, saat ini WN Irlandia tersebut sudah dijemput oleh petugas kesehatan untuk dikarantina. "Ternyata dia juga sudah berpindah-pindah hotel di Padang. Dimana dia menginap itu dilakukan tracking," ujarnya.

baca juga: Sekwan DPRD Solsel Sebut EST Tidak Hadir saat Kunker ke DPRD Sumbar

Dari informasi yang dihimpun KLIKPOSITIF , WN Irlandia berinisial MCC (49) tersebut, saat ini ia dalam penanganan tenaga medis di Semen Padang Hospital (SPH).

Direktur Utama SPH, Farhaan Abdullah menceritakan, awal WN Irlandia tersebut bisa sampai ke Padang. Pada tanggal 18 April sampai di Medan dari Kamboja, Sumatra Utara hingga 23 April, kemudian bergerak ke Padang. Menurutnya, ia melakukan perjalanan seorang diri, kemudian sampai di Padang tanggal 23 April menggunakan pesawat terbang.

baca juga: Pegawai Setda Serta Dinas Pariwisata Solsel Jalani Tes Swab

Farhaan menambahkan, sampai di Padang, yang bersangkutan menginap di salah satu homestay dan berpindah ke beberapa homestay di kawasan pantai Bungus Teluk Kabung sampai 7 Mei.

"Kemudian pindah kembali ke kawasan kota menginap dan berpindah di beberapa hotel sampai 20 Mei. Jadi sudah banyak pindah-pindah hotel, kami akan tracing lokasi tersebut," kata di Padang, Senin (1/6/2020).

baca juga: Kampanye Pilgub Sumbar 71 Hari, Bawaslu: Harus dengan Protokol Kesehatan COVID-19

Farhaan melanjutkan, dari pengakuannya, ia mengalami gejala flu dengan keluhan hidung tersumbat. Keluhan itu, sudah dirasakan sejak tiga minggu yang lalu setelah pasien menyelam dan diobati secara mandiri.

Keesokan harinya, gejala bertambah dengan memiliki rasa tidak enak di dada, rasa agak sulit untuk menarik napas, namun keluhan sudah berkurang saat ini.

"Akhirnya dilakukan pemeriksaan swab pada tanggal 30 Mei dengan tujuan sebagai syarat untuk balik ke negaranya. Pada tanggal 31 Mei pasien diberitahu hasil swab positif, lalu ia dibawa ke SPH, dilakukan pemeriksaan lab darah dan X-ray thorax, dan dirawat di isolasi SPH," ujarnya.

Menurutnya, ia terpapar di Padang, sekarang dialkukan penanganan medis dengan baik. Ia merupakan pasien positif yang mengalami gejala klinis ringan batuk pilek. Ia akan dirawat sampai negatif dengan dua kali tes swab nantinya.

"Perawatannya tidak dipungut biaya, ia tidak boleh pulang sampai negatif, kecuali negaranya menjemput," tutur Farhaan.

Terpisah, Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Sumbar Jasman Rizal mengatakan, pihak imigrasi sedang melakukan pengecekan bagaimana visa dan segala macam surat lainnya terhadap WN Irlandia tersebut.

"Kemudian, soal penyemprotan disinfektan terhadap penginapan serta hotel yang dikunjunginya, hal itu merupakan sebuah protokol yang telah dijalani oleh penginapan dan hotel tersebut sejak COVID-19 mewabah. Tanpa ada yang positif pun mereka tetap melakukan penyemprotan disinfektan setiap pagi hari," ujarnya.

Editor: Muhammad Haikal