Usulan Perda untuk New Normal Perlu Evaluasi PSBB

Suasana PSBB di salah satu ruas jalan di Kota Bukittinggi
Suasana PSBB di salah satu ruas jalan di Kota Bukittinggi (KLIKPOSITIF/Hatta Rizal)

PADANG, KLIKPOSITIF - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat, Supardi mengatakan, pembahasan peraturan daerah (Perda) untuk new normal yang diusulkan gubernur, memerlukan hasil evaluasi dari pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

"Jika akan diadakan pembahasan perda, kita juga harus tahu perkembangan PSBB seperti apa, dan progres PSBB selama dua jilid yang telah berlangsung itu seperti apa. Target-target apa saja yang sudah berhasil dan kenapa kita harus menerapkan new normal, harus ada," katanya di DPRD Sumbar.

baca juga: Dugaan Pakar: Virus Corona Sudah Ada Bertahun-tahun Tapi Tidak Aktif

Ia mengatakan selain kajian dan evaluasi yang dilakukan selama PSBB, tentunya new normal ini seperti apa nantinya juga sangat perlu diketahui. "New normal seperti apa nantinya dalam pelaksanaan, tentunya kita juga perlu penjelasan karena perlu dalam membuat perdanya," jelasnya.

Menurutnya, pelaksanaan PSBB yang telah dilakukan selama dua kali (PSBB jilid satu dan dua) juga harus dievaluasi. "DPRD belum diberitahu secara resmi bagaimana hasilnya, namun nanti kita akan ada waktu lagi untuk membicarakan ini," tuturnya.

baca juga: Kalung Anti Corona, DPR: Jika Bantuan Pemerintah Akan Kuras APBN

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat mengusulkan Peraturan Daerah (Perda) soal penerapan new normal kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Hal itu diungkapkan oleh Gubernur Irwan Prayitno, saat rapat paripurna penetapan dan penyerahan rekomendasi DPRD terhadap LKPD Sumbar 2019. (*)

Editor: Fitria Marlina