Lima Puluh Kota Bersiap Menuju New Normal

Bupati Irfendi Arbi didampingi Kapolres Lima Puluh Kota saat rakor Lintas sektoral.
Bupati Irfendi Arbi didampingi Kapolres Lima Puluh Kota saat rakor Lintas sektoral. (Ade Suhendra)
LIMA PULUH KOTA , KLIKPOSITIF -

Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota bersiap melakukan pelonggaran aktivitas masyarakat di berbagai sektor. Namun hal ini tetap memperhatikan protokol kesehatan COVID-19 sehingga kehidupan dapat tetap produktif selama penerapan new normal.

Bupati Irfendi Arbi mengatakan penerapan new normal di tengah pandemi wabah virus corona ini dapat diterapkan dan diikuti oleh warga secara menyeluruh. Hal ini dimaksudkan demi berlangsungnya aktivitas rutin masyarakat serta memutus mata rantai penyebaran virus corona .

baca juga: Jalin Silaturahim, Dandim 0306/50 Kota Buka Kegiatan Trabas di Lima Puluh Kota

"Ketentuan tentang protokol kesehatan tetap harus dilaksanakan dimana kegiatan ekonomi tetap berjalan. Demikian juga halnya dengan pariwisata dan industri. Hal ini nantinya harus ada rapat koordinasi (rakor) membahas model serta pengawasan terkait pelaksanaan new normal ini," kata Irfendi Arbi usai rapat koordinasi lintas sektoral di Mapolres 50 Kota, Selasa 2 Juni 2020.

Terkait langkah efektif untuk menekan penyebaran virus corona , Irfendi Arbi menjelaskan bahwa sebenarnya yang bisa mengontrol adalah individu masyarakat itu sendiri. Sehingga dibutuhkan kesadaran bersama yang lahir dari diri sendiri demi kepentingan bersama.

baca juga: Agam Tambah 11 Kasus Positif COVID-19, Terendah dalam Sepekan Terakhir

"Akan lebih efektif kalau kita semua sadar, menerapkan aturan bagaimana cara memutus mata rantai COVID-19. Sebab setiap orang akan melindungi dirinya dan menghindari segala sesuatu terkait potensi-potensi penularan yang akan terjadi," ujarnya.

Menurutnya, secara bertahap new normal ini akan dimulai Senin 8 Juni 2020 dimana pemkab akan membuka kegiatan ibadah di masjid, objek wisata, pasar dan tempat lainnya. Namun tentu dikatakannya Protokol COVID-19 akan diterapkan secara ketat.

baca juga: Dua Warga Pessel Positif COVID-19, Masing-masing Warga Sutera dan Ranah Pesisir

"Bagi yang tidak mematuhi protokol yang telah diterapkan akan disuruh kembali atau harus melengkapi terlebih dahulu. Apabila dari pengecekan suhu tubuh ada indikasi gejala COVID-19 akan dilakukan protokol kesehatan untuk penanganannya, seperti isolasi, swab, dan lainnya," kata Bupati Lima Puluh Kota .

Ia berharap dalam fase kehidupan baru atau new normal, warga bisa beradaptasi dengan kebiasaan baru.

baca juga: WHO: Obat Herbal untuk COVID-19 Diizinkan, Asal Lewat Pengujian

Penulis: Ade Suhendra | Editor: Rezka Delpiera