Mengembalikan Pasar Raya Padang sebagai Pusat Ekonomi

Pasar Raya Padang
Pasar Raya Padang (KLIKPOSITIF/Muhammad Haikal)

PADANG, KLIKPOSITIF - Dinas Perdagangan Kota Padang optimis bisa memutus mata rantai COVID-19 di pasar raya. Hal itu dilakukan dengan berbagai upaya dan keterlibatan semua pihak dalam menangani masalah ini.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang Andree Algamar mengatakan pihaknya ingin mengembalikan pasar raya sebagai pusat ekonomi. "Untuk kluster pasar raya, 70 persen lebih adalah kasus negatif. Ini membuktikan tak banyak kasus positif di pasar raya. Untuk menghentikan juga penyebaran ini, kita membuat protap kesehatan COVID-19 untuk pedagang dan pembeli di pasar raya, termasuk penguatan masuk ke pasar raya memakai masker," jelasnya.

baca juga: Ratusan Ilmuan dari Puluhan Negara Sebut Droplet Bisa Menyebar Puluhan Meter

Ia mengatakan ketua-ketua pedagang juga merazia masker kepada pedagang-pedagang di jam-jam tertentu. "Razia maker juga telah diperkuat sejak masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan akan lebih gencar jelang langkah menuju new normal," terangnya.

Selain razia masker, saat ini pihaknya juga telah memperbanyak alat cuci tangan hingga di 13 tempat. "Dan sosialisasi juga dilakukan ketua-ketua pedagang. Selain itu, bagi pengunjung yang tidak memaki masker, maka tidak akan dilayani untuk berbelanja," jelasnya.

baca juga: Dugaan Pakar: Virus Corona Sudah Ada Bertahun-tahun Tapi Tidak Aktif

Sebelumnya, swab masal di Pasar Raya Padang telah dilakukan kepada sebanyak 1772 orang. Jumlah itu merupakan dari awal dilakukan tes swab hingga 30 Mei 2020. (*)

Editor: Fitria Marlina