Belajar Dari Pasar Raya Padang, Swab Tes Akan Dilakukan Terhadap Ratusan Pedagang Pasar Payakumbuh

Pasar Pusat Payakumbuh.
Pasar Pusat Payakumbuh. (KLIKPOSITIF/Taufik Hidayat)

PAYAKUMBUH , KLIKPOSITIF - Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh mewacanakan untuk melakukan swab bebas terhadap ratusan pedagang di Pasar Pusat Payakumbuh .

"Kasus positif COVID-19 di Kota Payakumbuh sebagian besar masih kluster pasar. Kita akan lakukan swab bebas terhadap 100 sampai 200 pedagang," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh , Bakhrizal, Rabu (3/6).

baca juga: Masyarakat Payakumbuh Makin Antusias Bersepeda, Pemko Siapkan Tempat Parkir Khusus

Wacana untuk melakukan swab terhadap pedagang di Pasar Pusat Payakumbuh itu berdasarkan pengalaman di Pasar Raya Kota Padang yang menjadi kluster utama dengan total kasus positif COVID-19 paling banyak di Sumbar.

"Di Pasar Raya Padang ada sekitar 220 kasus positif yang ditemukan. Itu jadi pelajaran berharga bagi kita," terang Bakhrizal.

baca juga: Satu Keluarga di Mata Air Sakit, Andre Kirimkan Bantuan Langsung

Menurut Bakhrizal, swab bebas menjadi salah satu pilihan untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di daerah tersebut. Apalagi, dengan semakin bertambahnya kasus positif membuat tracing biasa tidak lagi efektif dilakukan.

"Tracing kontak hanya efektif untuk jumlah kasus kecil," lanjutnya.

baca juga: Penelitian Terbaru Sebut ASI Tidak Terpengaruh Covid-19, Dapat Lindungi Bayi dari Infeksi?

Ia menambahkan, pengambilan sampel terhadap para pedagang baru akan dilakukan setelah ada persetujuan dari Wali Kota Payakumbuh , Riza Falepi. Menurut Bakhrizal, petugasnya memiliki kemampuan untuk mengambil sebanyak 40 sampai 50 sampel setiap harinya.

"Untuk sosialisasinya kita langsung datangi, sampaikan tujuan dan manfaatnya. Setelah itu kita langsung lakukan pengambilan sampel," pungkasnya. (*)

baca juga: Peneliti Jepang: Tes Swab Tidak Diperlukan Lagi, Ini Alasannya

Editor: Taufik Hidayat