PSBB Jakarta Resmi Kembali Diperpanjang

Ilustrasi
Ilustrasi (Net)

KLIKPOSITIF - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan memperpanjang masa Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB ). Dengan demikian, mulai besok, ibu kota masih menerapkan PSBB .

Anies mengatakan keputusan ini diambil berdasarkan diskusi dari berbagai pihak. Mulai dari Pemerintah Pusat, Dinas Kesehatan, ahli epidemiologi, dan pihak terkait lainnya.

baca juga: 165 Ribu Wisman Kunjungi Indonesia Sepanjang Agustus 2020, BPS: Bukan Liburan

"Kami di Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di Jakarta kita memutuskan untuk menertapkan status PSBB di DKI Jakarta diperpanjang," ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta , Kamis (4/6/2020).

Anies mengakui, beberapa wilayah di Jakarta sudah kebanyakan hijau atau bebas dari Covid-19. Namun menurutnya masih ada beberapa wilayah lain yang masih merah.

baca juga: DPR Dorong KLHK Selesaikan Target Penetapan Kawasan Hutan

"Secara umum sudah hijau-kuning, tapi masih ada merah. Karena itu kita masih berstatus PSBB ," kata Anies.

Lantas, sampai kapan PSBB yang disebut PSBB Masa Transisi dan diharapkan sebagai periode menuju kondisi normal ini berlangsung? Anies sejauh ini tidak menyebut tanggal pastinya, namun disebutkan bahwa targetnya adalah sampai dengan akhir Juni 2020 ini.

baca juga: Dirikan Partai Ummat, PAN: Amien Rais Sudah Bukan Keluarga Besar Kami

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah memperpanjang masa Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB ) sampai 4 Juni. Ia menganggap dua pekan itu sangat menentukan nasib Jakarta .

Anies mengatakan dalam waktu dua pekan itu, tingkat penularan reproduction (RT) virus corona Covid-19 harus menurun di bawah angka satu. Artinya satu orang positif memiliki kemungkinan tak menulari corona kepada siapa pun.

baca juga: Komisi IX DPR Dukung Percepatan Pengembangan Industri farmasi dan Alkes

"Karena itu, 14 hari ke depan, mulai tanggal 22 Mei - 4 Juni ini adalah masa menentukan. Apakah kita akan rata, apakah kita akan naik, atau apakah kita akan turun," ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta Selasa (19/5/2020) lalu.

Editor: Eko Fajri