Bertambah 11, Kasus Positif COVID-19 Sumbar Jadi 594 per 4 Juni

Ilustrasi
Ilustrasi (net)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Sumbar Jasman Rizal mengatakan, total sampai hari ini telah 594 orang warga yang terinfeksi COVID-19. Terjadi penambahan 11 orang lagi.

Hal tersebut, berdasarkan laporan dari Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran dan Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Wilayah II Bukittinggi dibawah pimpinan dan penanggungjawab Dr. dr. Andani Eka Putra, M.Sc, berdasarkan spesimen diterima dan diperiksa.

baca juga: Kabar Baik, Pasien COVID-19 Terlama di RSAM Sembuh

"11 orang tambahan tersebut, berasal dari Kota Padang 9 orang (Klaster Pasar Raya), Kabupaten Solok Selatan 1 orang dan Kabupaten Kepulauan Mentawai 1 orang," katanya melalui keterangan tertulis yang diterima KLIKPOSITIF , Kamis (4/6/2020).

Rinciannya sebagai berikut:

baca juga: Empat Hari Verifikasi Faktual, Ini yang Ditemukan Bawaslu Solsel

Kota Padang

1. Perempuan berusia 31 tahun, warga Sungai Sapiah, pekerjaan pegawai BUMN, diduga terpapar dari pekerjaan.

baca juga: Awas, Banyak Tes Antibodi Virus Corona Palsu Dijual Onilne

2. Laki-laki berusia 25 tahun, warga Andaleh, terinfeksi karena sebagai pedagang Pasar Raya.

3. Perempuan berusia 51 tahun, warga Bungo Pasang, terinfeksi karena sebagai pedagang Pasar Raya.

baca juga: IBF 2020 : Protokol COVID-19, Faktor Kunci Kebangkitan Industri EO

4. Laki-laki berusia 46 tahun, warga Koto Lalang, pekerjaan pegawai Dinas Pasar.

5. Perempuan berusia 48 tahun, warga Kuranji, status ibu rumah tangga, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi.

6. Perempuan berusia 74 tahun, warga Kuranji, status ibu rumah tangga.

7. Perempuan berusia 67 tahun, warga Kuranji, status ibu rumah tangga.

8. Perempuan berusia 69 tahun, warga Kuranji, status ibu rumah tangga.

9. Laki-laki berusia 57 tahun, warga Lubuak Buayo, pekerjaan ASN di Kabupaten Kepulauan Mentawai .

"Seluruhnya diduga terpapar dari kontak dengan orang yang positif sebelumnya dan penanganan saat ini isolasi mandiri sementara," ujarnya.

Kemudian, dari Kabupaten Solok Selatan , laki-laki berusia 42 tahun, warga Muaro Labuah, pekerjaan ASN, terinfeksi karena pulang dari Padang, penanganan isolasi mandiri sementara.

"Terakhir, dari Kabupaten Kepulauan Mentawa, 18 th, warga Sipora Selatan, status mahasiswa, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara," ujarnya lagi.

Jasman menyebutkan, dari 594 orang yang positif, rinciannya, dirawat di berbagai rumah sakit 122 orang (20,54%), isolasi mandiri di rumah 54 orang (9,09%), isolasi daerah 1 orang (0,17%), isolasi Bapelkes 16 orang (2,69%), isolasi BPSDM 30 orang (5,05%), isolasi BPP Padang 7 orang (1,18%), isolasi BDK 26 orang (4,38%), isolasi Balatkop 1 orang (0,17%), meninggal dunia 25 orang (4.21%) dan sembuh 312 orang (52,52%).

Editor: Muhammad Haikal