Pendidikan

Program Pengabdian Masyarakat Mahasiswa UNRI Melalui Edukasi COVID-19 dan Pemberian Masker di Nagari Jonggor Pasbar

Tim Relawan Desa Lawan COVID-19 bersama jajaran perwakilan dari Kecamatan Gunung Tuleh, Polsek, TNI, dan Puskesmas Nagari Rabi Jonggor saat di berada di Posko Satgas COVID-19
Tim Relawan Desa Lawan COVID-19 bersama jajaran perwakilan dari Kecamatan Gunung Tuleh, Polsek, TNI, dan Puskesmas Nagari Rabi Jonggor saat di berada di Posko Satgas COVID-19 (Ist)

KLIKPOSITIF - Mahasiswa Angkatan 2017 Universitas Riau ( UNRI ) sebagai Tim Relawan Desa Lawan COVID-19 melakukan kegiatan relawan di Desa ( Nagari ) Rabi Jonggor Kecamatan Gunung Tuleh, Kabupaten Pasaman Barat . Mahasiswa Universitas Riau yang berjumlah 4 orang tersebut melaksanakan kegiatan relawan sebagai bentuk program Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) dari Universitas Riau. Kegiatan tersebut berlangsung selama 15 hari yang dimulai sejak Rabu, 3 Juni 2020, kemarin.

Ketua Tim Relawan Desa Lawan COVID-19 asal UNRI tersebut, Deva Umarsyah mengungkapkan, program ini diharapkan dapat menumbuhkan kewaspadaan masyarakat, khususnya di nagari rabi jonggor tentang bahaya COVID-19. Karena itu, mereka sebagai tim relawan desa lawan COVID-19 memberikan edukasi mengenai penggunaan masker yg baik dan benar. Dijelaskannya bahwa kegiatan tersebut di bawah bimbingan langsung Wali Nagari Rabi Jonggor dan berkolaborasi dengan Polsek Kecamatan Gunung Tuleh dan TNI.

baca juga: Warga Pasbar Sudah Boleh Gelar Resepsi Pernikahan, Ini Syaratnya

"Kegiatan pengabdian masyarakat yang kami lakukan yakni dengan memberikan edukasi pada masyarakat Nagari Rabi Jonggor tentsng bahaya COVID-19 dan tindakan pencegahan yang dapat dilakukan untuk menghindari penularannya," ujarnya pada KLIKPOSITIF .

Ia mengatakan, di hari pertama, tim Relawan Desa Lawan COVID-19 berkunjung dan bersilaturahmi ke Posko Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 di Nagari Rabi Jonggor yang mana pada kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Polsek Kecamatan Gunung Tuleh dan TNI dari Ujung Gading dalam kegiatan penertiban masker di Pasar Paraman Ampalu.

baca juga: KKN di Tengah Pandemi, Mahasiswa KKN UNRI di Pessel Bagi-bagi Masker

"Kegiatan berlangsung dari pukul sembilan pagi hingga pukul satu siang. Selain penertiban penggunaan masker, Tim Relawan Desa Lawan COVID-19 juga memberikan masker kepada masyarakat yang masih tidak menggunakan masker saat bepergian. Kemudian, kegiatan dilanjutkan dengan membagikan brosur edukasi mengenai COVID-19 yang berkolaborasi dengan Puskesmas setempat," katanya lagi.

Di sisi lain, Deva juga menceritakan, dalam kegiatan program pengabdian masyarakat tersebut, pihak kampus mereka sangat mendukung kegiatan yang dilakukan. Terutama terkait upaya dalam pencegahan penularan COVID-19 di tempat mereka melaksanakan Kurker. Pihak kampus berpesan pada ia dan teman-temannya untuk tetap menjaga diri selama masa pandemi di daerah masing-masing pelaksanaan program itu.

baca juga: Anggota Bamus Nagari Kapa Dilantik, Bupati Pasbar Ajak Semua Unsur Bangun Nagari

"Selain itu, kami juga diingatkan untuk menjaga nama Almamater kampus dengan sebaik-baiknya. Semoga pengabdian masyarakat dengan program relawan desa lawan COVID-19 ini menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa yang melaksanakannya," ujar Deva.

Di sisi lain, ia juga mengungkapkan persiapan yang telah dilakukan dalam mendukung pelaksanaan program pengabdian masyarakat mereka seperti membuat beberapa desain berjenis spanduk yang berisi informasi tentang tata cara mencuci tangan yang baik dan benar. Serta poster cara penggunaan masker. Spanduk dan poster tersebut akan dibagikan kantor Wali Nagari Rabi Jonggor, Puskesmas, dan beberapa tempat lainnya.

baca juga: 32 Personel Polisi Resor Pasbar Naik Pangkat

Selain itu, ada upaya yang dilakukan ia dan teman-temannya agar pengabdian masyarakat sukses dilaksanakan. Hal.itu yakni terlebih dahulu memahami prosedur dan ketentuan dalam panduan Relawan Desa Lawan COVID-19 yang telah dibagikan oleh kampus kami (Universitas Riau). Selanjutnya yakni melakukan konfirmasi kepada Wali Nagari Rabi Jonggor guna menginformasikan bahwa ia dan teman-temanya akan melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat sebagai relawan di nagari tersebut.

Deva juga mengungkapkan tentang respon masyarakat yang bersikap antusias terhadap kegiatan yang mereka lakuka.

"Respon masyarakat ada yang antusias melihat proses kegiatan dengan tetap memahami protokol kesehatan," tuturnya.

Ia menambahkan, Tim Relawan Desa Lawan COVID-19 ke daerah tersebut yakni terdiri dari empat Mahasiswa angkatan 2017 Universitas Riau berasal dari tiga Mahasiswa Jurusan Administrasi Publik dan satu Mahasiswa Jurusan Ilmu Pemerintahan. Adapun nama-nama mereka tersebut yaitu Deva Umarsyah selaku ketua Tim Relawan Desa Lawan COVID-19, Muhammad Hafizah sebagai anggota, Nur Annisa sebagai anggota, Sherli Rahmaniah sebagai anggota.

Editor: Khadijah