Longsor Hantam Rumah di Sariek Alahan Tigo, Dua Orang Meninggal

Masyarakat bersama Petugas melakukan evakuasi dan pembersihan material di rumah korban
Masyarakat bersama Petugas melakukan evakuasi dan pembersihan material di rumah korban (Ist)

SOLOK , KLIKPOSITIF - Musibah longsor dilaporkan merenggut nyawa dua warga dan melukai satu orang lainnya di kawasan Andaleh, jorong Sariek Ateh, nagari Sariek Alahan Tigo, Kecamatan Hiliran GumantiKabupaten Solok , Jum' at dinihari (5/6/2020).

Informasi yang dihimpun KLIKPOSITIF , Longsor yang diduga akibat curah hujan yang tinggi sejak Kamis (4/6/2020) itu menghantam rumah permanen milik Muhammad Tarmizi sekitar pukul 02.00 Wib hingga jebol.

baca juga: Bantu Pengembangan Krisan, Kementan Bangun 4 Unit Green House di Kota Solok

Akibatnya, dua orang anaknya masing-masing Melsa Gustia Putri (20) dan Rafki Aulia Zikra (14) dihantam oleh material rumah yang jebol bersama material longsor . Keduanya tidak terselamatkan dan meninggal dunia.

Sementara itu, istri Tarmizi, Padri Yeni (45) mengalami luka-luka. Masyarakat setempat bersama petugas langsung melakukan upaya evakuasi terhadap korban meninggal, korban luka dibawa ke Puskesmas Talang Babungo untuk perawatan.

baca juga: Butuh Waktu Tiga Jam Padamkan Api di Kawasan Pasar Raya Barat Padang

Peristiwa nahas tersebut awalnya diketahui oleh Muhammad Tarmizi. Dirinya terbangun setelah mendengarkan dentuman keras di bagian belakang rumahnya. Tarmizi kaget, ternyata musibah longsor menimpa anak dan istrinya.

"Akibat peristiwa itu, Kedua anak korban meninggal karena terkena material rumah dan longsor yang menjebol dinding, sementara istrinya mengalami luka pada bagian kaki kiri," terang Kalaksa BPBD Kabupaten Solok , Armen.

baca juga: Polisi Belum Bisa Simpulkan Penyebab Kebakaran di Kawasan Pasar Raya Barat Padang

Terpisah, Camat Lembah Gumanti, Romi Hendrawan mengatakan, saat kejadian yang tidak terduga tersebut, seluruh penghuni rumah dalam keadaan tidur pulas.

Namun, suasan hening tersebut langsung berubah riuh menyusul runtuhnya tebing yang ada di bagian belakang dan menghantam rumah permanen milik Tarmizi.

baca juga: Petugas Pemadam Kesulitan Padamkan Api Karena Banyak Zat Kimia

Sekitar pukul 02.00 Wib, tiba-tiba material longsor menghantam dinding kamar rumah permanen ukuran 9-8 meter persegi yang dihuni Muhammad Tarmizi bersama istri dan dua anaknya.

"Semua korban sudah dievakuasi oleh masyarakat dan petugas, kita sangat berduka dengan peristiwa ini," tutupnya.

Penulis: Syafriadi | Editor: Eko Fajri