Jelang Penerapan New Normal, DPRD Payakumbuh Gelar Rapat Pansus

DPRD Payakumbuh gelar Rapat Pansus III jelang penerapan New Normal di Kota Payakumbuh
DPRD Payakumbuh gelar Rapat Pansus III jelang penerapan New Normal di Kota Payakumbuh (Ade Suhendra)

PAYAKUMBUH , KLIKPOSITIF - Kota Payakumbuh bersiap menuju tatanan baru atau New Normal. Terkait hal tersebut, DPRD Kota Payakumbuh gelar Rapat Pansus III di Ruang Bamus DPRD Payakumbuh , Rabu 3 Juni 2020 lalu.

Ketua Pansus III Wirman Putra saat dihubungi KLIKPOSITIF , Jumat 5 Juni 2020 mengatakan dalam kegiatan dua hari lalu tersebut pihaknya mempertanyakan terkait kesiapan pemerintah yang dalam hal ini adalah Pemko Payakumbuh . Kemudian pertanyaan kesiapan tersebut juga dilayangkan oleh Wakil Ketua DPRD Payakumbuh Wulan Denura, Wakil Ketua Pansus III dari Fraksi Demokrat Sri Joko Purwanto, dan Alhudri dari Fraksi PPP.

baca juga: Tak Yakin Tuntas di Masanya, Riza Falepi Ingin Jadi yang Memulai Pembangunan Masjid Raya Payakumbuh

"Sebelumnya, bagaimana untuk kesiapan kita dalam menghadapi New Normal ini dan apakah kita sudah siap. Kemudian bagaimana langkah Pemko Payakumbuh menghadapi pelaksanaan New Normal ini dan apakah anggaran penanganan COVID-19 sudah berjalan maksimal serta bagaimana dengan patroli malam yang telah dilakukan sebelumnya," katanya.

Menanggapi hal tersebut, Kasat Pol-PP Devitra dan Damkar Devitra mengatakan saat ini pemko telah melakukan pelonggaran batasan. Kemudian juga tengah menyiapkan rumusan final terkait new normal yang segera akan dirampungkan.

baca juga: Pendistrian Jalan di Payakumbuh Tidak Hanya untuk Perwajahan Kota

"Saat ini Posko COVID-19 sudah tidak ada lagi tenaga medis yang standby dan fungsi posko saat ini adalah sebagai pengalihan arus lalu lintas dan melakukan pengawasan terhadap warga yang tidak menggunakan masker serta untuk tempat basis petugas dalam melakukan penyemprotan desinfektan," ujarnya.

Ia menjelaskan dalam penanganannya, pihaknya lebih kepada edukasi warga dengan mengedepankan ajakan agar mematuhi protokol kesehatan COVID-19. Ia menambahkan sejak 26 Mei 2020 lalu, seluruh petugas gabungan baik itu dari TNI, Polri, Pol-PP, dan Perhubungan telah melakukan pengawasan di sentra keramaian setiap hari.

baca juga: Sekolah di Payakumbuh Akan Kembali Dibuka Mulai 13 Juli, Ini Penjelasan Disdik

"Secara bergantian kami selalu mengingatkan warga yang beraktivitas di keramaian agar selalu menggunakan aturan standar protokol Covid-19. Sehingga pelaksanaan New Normal ini dapat berjalan dengan lancar dan tentunya COVID-19 ini segera berakhir," Kata Devitra.

Sementara itu, Kalaksa BPBD yang diwakili Kabid PR An Denitral mengatakan untuk anggaran dalam penanganan COVID-19 sudah hampir 90 persen telah digunakan dan anggaran tersebut seluruhnya dikelola oleh BPBD. Anggaran ini dijelaskannya banyak terserap untuk operasional di lapangan, seperti kebutuhan petugas, baik itu kebutuhan alat maupun honor tim selama bertugas.

baca juga: Awas, Banyak Tes Antibodi Virus Corona Palsu Dijual Onilne

"Terkait untuk pergeseran anggaran yang telah berjalan nantinya akan disampaikan oleh pihak bendahara. Saat ini Pemda sudah menyalurkan sebanyak 6.000 masker ke warga dari total stok masker keseluruhan sebanyak 16.000 masker. Kemudian masker yang tersisa akan segera disalurkan ke seluruh kelurahan yang ada di Kota Payakumbuh ," ujar An Denitral.

Lebih lanjut, ia mengatakan untuk bantuan yang diterima Pemda dari donatur selama ini telah disalurkan ke seluruh posko dan warga Kota Payakumbuh yang membutuhkan. Selain itu bantuan berupa APD digunakan langsung oleh pihak petugas penanganan COVID-19.

"Biasanya petugas di lapangan setiap harinya membutuhkan sebanyak 110 orang petugas. Tapi karena ada petugas yang tertular wabah ini maka yang berjaga di posko COVID-19 dibatasi untuk menjaga agar petugas lain tetap sehat dan tidak tertular wabah ini juga. Kemudian untuk kesiapan menyambut New Normal, kita sedang menunggu aturan dan keputusan dari pusat dahulu," katanya.

Secara terspisah, Ketua Pansus III Wirman Putra berharap melalui rapat kerja tersebut dapat mengingatkan pemerintah. Hal ini terutama agar semua pihak segera bergerak demi kepentingan warga Kota Payakumbuh yang terdampak COVID-19 ini.

"Hendaknya kita semua baik dari legislatif maupun eksekutif agar segera bergerak untuk mempersiapkan menuju kesiapan new normal ini. Sehingga ke depannya dapat berjalan lancar dan warga kota Payakumbuh dapat menerima ini nanti tentunya", kata Ketua Pansus III Wirman Putra.

Penulis: Ade Suhendra | Editor: Ramadhani