Polisi Benarkan Laporan PDIP Soal Dugaan Peyebaran Hoaks Terkait Puan Maharani di Pasbar

Ketua PAC PDIP Kecamatan Lembah Melintang, Randi Wisata, bersama dua rekan nya usai membuat laporan ke Polres Pasbar, sekitar pukul 22.00 WIB, Kamis (4/6/2020).
Ketua PAC PDIP Kecamatan Lembah Melintang, Randi Wisata, bersama dua rekan nya usai membuat laporan ke Polres Pasbar, sekitar pukul 22.00 WIB, Kamis (4/6/2020). (Irfansyah Pasaribu)

PASBAR , KLIKPOSITIF - Polisi Resor Pasaman Barat, Sumatera Barat membenarkan laporan PDIP terhadap dugaan penyebarkan gambar atau foto hoaks Puan Maharani melalui aplikasi Whatsapp.

"Benar, ada laporan terkait dugaan penyebaran gambar atau foto hoaks Puan Maharani dan sudah diterima Reskrim Polres Pasaman Barat," sebut Kapolres Pasbar , AKBP Sugeng Hariyadi melalui Kasubag Humas AKP Defrizal kepada wartawan, Jumat (5/6/2020) siang.

baca juga: KPU Pasbar Umumkan Jumlah DPS Sebanyak 259.329 Tersebar di 1.034 TPS

Ia mengatakan, saat ini pihaknya sedang mendalami laporan terhadap Parizal Hafni yang sekarang menjabat sebagai Ketua DPRD Pasaman Barat.

"Kami sedang mendalami, untuk perkembangan selanjut nya akan kita sampaikan," katanya.

baca juga: Polres Pariaman Bekuk Seorang Pria Diduga Pengedar Narkoba

Penyebaran gambar atau poto hoaks Puan Maharani melalui media sosial whatsapp di group Tim Cegah Covid-19 GUNTUL, yang diduga di posting oleh Parizal Hafni pada Senin 1 Juni 2020 lalu, sekira pukul 22.36 WIB.

Sebelumnya Pelapor Ketua PAC PDIP Kecamatan Lembah Melintang, Randi Wisata mengatakan, foto atau gambar itu disebarkan di group media sosial WhatsApp Tim Cegah Covid-19 GUNTUL Ia menjelaskan, Ketua DPRD Pasbar diduga telah menyebarkan berita hoaks dengan memposting gambar atau foto Puan Maharani yang bertuliskan, "Puan: Jika Negara Ingin Maju Dan Berkembang Pendidikan Agama Harus Di Hapus!!".

baca juga: Terciduk, Seorang Warga Pessel Diamakan Polisi Saat Transaksi Narkoba

Selain itu, dalam postingan gambar juga bertuliskan, "Cukup Viral kan Ini dan Dikopi Kasikan ke Rakyat Plosok Plosok Desa Insya Allah".

Begitu isi postingan Parizal Hafni pada Senin 1 Juni 2020 lalu, pukul 22.36 WIB di group whatsapp Tim Cegah Covid-19 GUNTUL," ujar Randi.

baca juga: Audy Sebut Sumbar Punya Potensi Jadi Lumbung Jagung Nasional, Pasbar Salah Satu Titiknya

Randi menilai, penyebaran berita bohong tersebut sudah dinilai meresahkan dan membuat penghinaan terhadap salah satu pimpinan PDIP yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPR RI dari Fraksi PDIP.

"Jangan sampai berita hoaks itu berkembang dan menjadi isu sara ditengah-tengah masyarakat. Satu lagi, kami menjaga harga diri partai kami dan kami merasa telah dirugikan," ujarnya.

Penulis: Irfansyah Pasaribu | Editor: Ramadhani