Positif Covid-19, BM Sempat Mengikuti Rapat di Kantor Bupati dan DPRD Solsel

Gugus tugas penanganan COVID-19 menyemprotkan disinfektan di seputar Kantor Bupati Solsel
Gugus tugas penanganan COVID-19 menyemprotkan disinfektan di seputar Kantor Bupati Solsel (Kaka)

SOLSEL KLIKPOSITIF - Juru bicara gugus tugas penanganan COVID-19 Solok Selatan Novirman mengungkapkan riwayat perjalanan BM (56) setelah pengambilan Swab pada Jum'at 29/5 yang lalu.

"Pada Jum'at tersebut juga ada rapat setelah itu baru dilakukan pengambilan swab sesuai instruksi Plt Bupati," kata Novirman.

baca juga: Lantik Wali Nagari Sungai Kunyit, Ini Harapan Plt Bupati Solsel

Dia melanjutkan dari 83 orang yang diambil sampel swabnya tidak satupun diisolasi karena semuanya orang tanpa gejala (OTG). "Termasuk beliau pak BM saat itu karena tanpa gejala juga tidak diisolasi sehingga beliau sempat mengikuti rapat tiga kali di kantor Bupati dan satu kali dikantor DPRD," katanya.

Dia menambahkan di antara rapat yang diikuti oleh BM salah satunya Video Confrenc (Vidcon) dengan Gubernur di ruang Vidcon Kantor Bupati. "Rapat di DPRD pembahasan LKPJ bersama Komisi III pada 2 juni dan rapat melalui Vidcon dengan Gubernur ini pada 3 juni sebelum dinyatakan positif pada Kamis 4 Juni kemarin," katanya.

baca juga: Sistem PPDB Tahun Ini Bikin Pelajar Terancam Putus Sekolah, Mario Syahjohan: Harus Segera di Evaluasi

Untuk memutus mata rantai penyebaran virus ini imbuhnya, akan dilakukan uji swab terhadap semua orang yang kontak dengan BM baik itu dari kalangan ASN maupun dari masyarakat.

"Semua yang kontak erat akan diuji Swab baik ASN maupun masyarakat, tadi PLT Bupati menginstruksikan agar setiap orang yang telah diambil sampel swab tidak dibolehkan beraktivitas di luar rumah sampai hasil uji swabnya keluar," katanya.

baca juga: Jumlah Kasus Terus Bertambah, WHO Sebut Pandemi Bisa Makin Memburuk

Terpisah Ketua Komisi III DPRD Solsel Monnofrizal membenarkan BM mengikuti rapat komisi pembahasan LKPJ pada Selasa 3/6 tersebut. "Iya beliau ikut rapat komisi pembahasan LKPJ Bupati, dimulai pada pukul sepuluh pagi, kemudian jeda istirahat siang dan dilanjutkan sampai sore," katanya.

Dia berharap tidak satupun peserta rapat komisi pada hari itu yang terpapar COVID-19. menurutnya, belajar dari kasus pertama Positif COVID-19 di daerah itu tidak ada orang lain yang terpapar berdasarkan uji swab selain keluarga pasien tersebut.

baca juga: Selamatkan Seorang Nenek dari Kebakaran, Begini Aksi Heroik Tukang Galon di Bukittinggi

"Semoga tidak ada yang terpapar dan Pak BM segera sembuh dari virus ini semoga beliau tetap semangat, ini adalah ujian, mungkin kita sering lupa kepada Allah sehingga beliau menegur kita hambanya dengan cara ini," katanya.

Penulis: Kamisrial | Editor: Ramadhani