Realisasi Pajak Daerah Kota Padang Baru 25 Persen

PADANG , KLIKPOSITIF -- Realisasi pajak daerah Kota Padang hingga Mei 2020 baru tercapai sebanyak 25 persen. Rendahnya realisasi tersebut karena pandemi Covid-19 sejak tiga bulan terakhir.

"Hingga Mei 2020 ini, realisasi pendapatan baru sebanyak Rp127 miliar," kata Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Padang , Jumat 5 Juni 2020.

baca juga: BMKG Presdiksi Hari Ini Sumbar Tetap Diguyur Hujan

Ia mengatakan, pihaknya mendapatkan penghasilan tersebut dari 11 item pajak yang diterima sejak awal tahun 2020 lalu. "Tiga bulan terakhir kami juga menggratiskan pajak kepada pengusaha hotel, restoran dan tempat hiburan," katanya.

Ia mengatakan, untuk tiga item pajak tersebut, PAD Kota Padang berkurang sebanyak Rp18 Milyar. "Dari pajak hotel yang hilang sebesar Rp7 miliar, Pajak Restoran sebesar Rp9 miliar, dan pajak tempat hiburan sebesar Rp2 miliar," lanjutnya.

baca juga: Terganjal Ini, Ratusan Penerima BLT Kemensos di Sutera Pessel Belum Terima Bantuan

Turunnya pendapatan tersebut karena merosotnya perekonomian masyarakat sejak pandemi Covid-19. Selain itu, menurunnya pendapatan daerah karena masyarakat yang takut menemui petugas penagihan.

"Kendala saat ini adalah wajib pajak banyak yang takut untuk menerima penagih karena takut tertular Covid-19," katanya.

baca juga: Sejak Normal Baru, Satpol PP Padang Terus Lakukan Sosialisasi di Lokasi Keramaian Hingga Penindakan

Ia berharap agar masyarakat tetap membayar pajak , karena pajak yang dibayarkan dimaksud sangat dibutuhkan Pemerintah Kota Padang untuk pembangunan daerah.

Ia mengatakan,untuk target PAD Kota Padang pada tahun 2020 sebanyak Rp490 Milyar dan baru terealisasi sebanyak 25 persen.

baca juga: Pelajaran Tatap Muka Segera Dimulai, Disdik Pessel Minta Sekolah Siapkan APD

Penulis: Halbert Caniago | Editor: Ramadhani