Yuk Intip Paket Wisata Bebas Corona di Sumbar!

Jam Gadang Bukittinggi
Jam Gadang Bukittinggi (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir)

PADANG, KLIKPOSITIF - Setelah memberlakukan kenormalan baru, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) mulai membuka diri terhadap wisatawan.

Provinsi tersebut sedang mempersiapkan formula yang tepat untuk promosi paket wisata bebas Covid.

baca juga: Rapat Virtual Dengan Presiden, Daerah Diminta Waspada Lonjakan Kasus Covid-19

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menyakini, mengeliatkan sektor pariwisata bisa membangkitkan perekonomian masyarakat dan daerah setelah beberapa bulan terdampak wabah COVID-19.

"Kami membuka diri kepada orang datang ke Sumbar dengan melakukan swab gratis bagi pengunjung lewat penerbangan Bandara Internasional Minangkabau (BIM) dan melakukan rapid test di 9 pintu masuk Sumbar lewat jalur darat. Hal ini tentu kita menciptakan wisata Sumbar bebas Covid," katanya, Rabu, 20 Juni 2020.

baca juga: Kasus Kerumunan Megamendung, Ini Tuntutan JPU Terhadap Habib Rizieq Shihab

Dijelaskannya, dalam menyiapkan wisata Sumbar bebas covid Pemprov Sumbar juga akan melakukan swab gratis bagi setiap pengelola travel, pelaku wisata dan hotel-hotel lainnya.

Menurutnya, peluang pariwisata sangat terbuka, karena saat ini bagi orang-orang berekonomi menengah keatas berwisata merupakan sebuah kebutuhan hidup dan termasuk juga masyarakat yang selama ini telah merasa jenuh di rumah saja.

baca juga: Positif Covid-19 Indonesia Hari Ini Bertambah 4.295 Kasus, 212 Orang Meninggal

"Secara menyeluruh destinasi memang belum dibuka, sebab kami akan menyiapkan promosi paket wisata bebas covid terlebih dahulu, dilihat dari kesiapan hotel, destinasi dan daerah yang mampu menyiapkan diri. Kami ingin tahu daerah mana yang telah menyiapkan diri dalam menerima kunjungan kegiatan pariwisata Sumbar," ujarnya.

Dia menerangkan, penerapan Tatanan Normal Baru, Produktif dan Aman Covid (TNB-PAC) mendukung pelaksanaan kepariwisataan di daerah tersebut. Untuk itu Irwan meminta Bupati dan Wali Kota membuat Peraturan Bupati (Perbup) atau Peraturan Wali Kota (Perwako) yang dapat mengacu pada Peraturan Gubernur Sumbar (Pergub) dan aturan kementerian yang menyangkut kenormalan baru.

baca juga: Mengetahui Bagaimana Pengolahan Limbah Medis COVID-19 di SPH, Rika: Kami Terapkan Sesuai Aturan yang Berlaku

"Tentunya dalam pelaksanaan pariwisata ada juga hendaknya memperhatikan kaidah-kaidah dan norma budaya masing-masing daerah dalam kegiatan promosi wisata bebas Covid. Lebih menekankan pada protokol kesehatan, wisatawan yang datang, pengelola wisata wisata sehat serta negatif COVID-19," terangnya.

Untuk diketahui, dari laporan Dinas Pariwisata kabupaten dan kota, beberapa destinasi wisata di daerah telah dibuka dengan tetap menjalankan protokol COVID-19. Melakukan pengawasan terhadap pengunjung seperti, pakai masker, jaga jarak dan cuci tangan serta membuat imbauan masif protokol COVID-19 di sekitar destinasi . (*)

Editor: Joni Abdul Kasir