Kenapa Jumlah Pelamar PNS Guru Tidak Capai Target?

Ilustrasi
Ilustrasi (beritadaerah.co.id)

JAKARTA, KLIKPOSITIF -- Pelamar untuk posisi Guru Garis Depan (GGD) tidak mencapai target. Kemenpan RB merilis hingga 31 Agustus (batas pendaftaran), pelamar hanya 6.618 dari 7 ribu kouta yang disediakan.

Asdep Perencanaan dan Pengadaan SDM Aparatur Kementerian PANRB Arizal mengatakan, seleksi GGD ini memang bukan untuk pelamar umum.

baca juga: Tak Miliki Uang Pensiunan, Pemkab Pasaman Barat Bakal Gandeng PT Taspen Untuk P3K

"Sama seperti halnya penerimaan bidan PTT. Pelamar GGD harus memiliki SK dari Kemendikbud. Yang tidak bisa menunjukkan SK tentu tidak lolos seleksi administratif," ujarnya seperti dinukil dari laman resmi Kemenpan RB.

BACA JUGA: Dibutuhkan 7 Ribu Guru untuk Diangkat Jadi CPNS!

baca juga: Banyak yang Pensiun, Pemkab Pasaman Barat Kekurangan Sekitar 3.000 PNS

Berdasarkan pengumuman tentang Penerimaan CASN GGD Kemendikbud Tahun 2016 disebutkan, selain persyaratan umum untuk melamar ada pula persyaratan khusus yang harus dilakukan yaitu pelamar merupakan lulusan Program Profesi Guru (PPG) pasca Program Sarjana Mendidik di daerah Terdepan, Terluar dan Tertinggal (SM-3T), PPG S1 PGSD Berasrama, PPG SMK Kolaboratif, PPG Basic Science, dan PPGT.

Selain itu, pelamar bersedia ditempatkan di satu dari 93 kabupaten daerah khusus (3T dan Terpencil) minimal 5 tahun atau sesuai dengan ketetapan di daerah masing-masing.

baca juga: Segera Dibuka, Ini Persyaratan dan Berkas CPNS dan PPPK Tahun 2021

Tahapan selanjutnya usai proses pendaftaran yaitu, pelamar akan mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan sistem Computer Assisted Test (CAT). Adapun jadwal pelaksanaan seleksi akan ditampilkan pada laman http://casn.kemdikbud.go.id.

Peserta yang mengikuti SKD wajib menunjukkan Kartu Tanda Peserta Seleksi dan KTP asli, serta mengisi daftar hadir yang dilengkapi pasfoto pelamar. Sebelum pelaksanaan SKD diharapkan peserta melihat secara cermat waktu dan tempat pelaksanaan. Pelamar hanya dapat melakukan SKD pada tempat dan waktu yang telah ditentukan.

baca juga: Serahkan SK CPNS Formasi 2019, Irwan Prayitno: ASN Pelayan, Jangan Ngebos

Penulis: Pundi F Akbar