PBB: Virus Corona Bisa Bunuh 51 Ribu Balita di Timteng dan Afrika

Ilustrasi
Ilustrasi (Net)

KLIKPOSITIF - Persatuan Bangsa-Bangsa ( PBB ) memperingatkan bahwa pandemi virus Corona bisa menyebabkan kematian 51 ribu balita di kasawan Timur Tengah (Timteng) dan Afrika Utara pada akhir tahun 2020.

Organisasi Kesehatan Dunia dan Dana Anak-Anak PBB (UNICEF) juga menyebut krisis kesehatan akibat Covid-19 bisa meruntuhkan upaya selama dua dekade untuk menyejahterakan hidup anak di wilayah tersebut.

baca juga: Tingkat Kesembuhan Covid-19 di Kabupaten Agam Capai 89,04 Persen

"Meskipun kami tidak memiliki banyak kasus COVID-19 di antara anak-anak di wilayah ini, terbukti bahwa pandemi ini memengaruhi kesehatan mereka secara langsung," kata perwakilan PBB dikutipFrench24, Senin (15/6/2020).

Pandemi Covid-19 diperkirakan bakal mengganggu fasilitas kesehatan, termasuk vaksinasi dan perawatan untuk anak-anak di wilayah Timteng dan Afrika Utara. Kondisi itu diprediksi akan memakan banyak korban balita.

baca juga: Pemain Sepakati Pemotongan Gaji, Barcelona FC Terhindar dari Kebangkrutan

"Tambahan 51.000 anak di bawah usia lima tahun mungkin meninggal di wilayah itu pada akhir 2020," lanjut pernyataan agensi PBB .

PBB menekankan bahwa prediksi itu masih bisa dihindari apabila pemerintah dimasing-masing negara bisa memperbaiki fasilitas kesehatan, keamanan dan layanan nutrisi bagi anak-anak selama masa pandemi.

baca juga: Hari Ini, 11 Warga Tanah Datar Terkonfirmasi Positif COVID-19, Meninggal 1 Orang

"Kita dapat menghindari skenario ini, yang memungkinkan puluhan ribu anak untuk merayakan ulang tahun kelima mereka dikelilingi oleh keluarga dan teman-temannya," tutur PBB .

Sumber: suara.com

baca juga: Hasil Rapid Test, Puluhan Orang Pengawas TPS di Pasaman Barat Reaktif Covid-19

Editor: Rezka Delpiera