Kelulusan PPDB SMA/SMK di Sumbar Tidak Berdasarkan Nilai Rapor, Jangan Salah Pilih Sekolah!

Siswa SMA
Siswa SMA (Istimewa)

PADANG, KLIKPOSITIF - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) melalui Dinas Pendidikan resmi membuka pendaftaran dan seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru PPDB online tingkat SMA SMK .

Jadwal pendaftaran mulai dari 22 hingga 25 Juni 2020. PPDB tahun ini menerapkan sistem zonasi tempat tinggal.

baca juga: Pemerintah Umumkan Penyesuaian tentang Panduan Pembelajaran di Masa Pandemi COVID-19

Untuk itu, irang tua atau wali murid serta calon pendaftar harus mengetahui informasi detail seputar PPDB . Sebab jika salah bisa berakibat fatal seperti tidak bisa diterima di sekolah negeri dan akhirnya terlempar ke swasta.

Untuk itu kami sajikan informasi yang bisa jadi rujukan orang tua atau wali murid sebelum mendaftar ke SMA SMK .

baca juga: Kemendikbud Terbitkan Kurikulum Darurat pada Satuan Pendidikan dalam Kondisi Khusus

Kepala Dinas Pendidikan Sumbar Adib Alfikri menjelaskan, karena mengikuti sistem zonasi yang telah digodok pusat (Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan) kelulusan penerimaan siswa SMA tidak berdasarkan nilai lagi tapi berdasarkan jarak terdekat dari rumah siswa.

Maka jika pendaftar atau calon siswa SMA mengambil pilihan jauh dari tempat tinggal kemungkinan untuk lulusan atau diterima kecil.

baca juga: Diterima di Universitas Al Azhar, Santri Asal Kapar Pasbar Terkendala Biaya Berangkat

Menurut Adib, tereliminasinya si pendaftar SMA dari segi memilih sekolah terdekat. Sebab seleksi nilai tidak diberlakukan.

"Memang ada beberapa jalur tapi kuota untuk zonasi minimalis 50 persen dari daya tampung. Kalau SMK memang ada selesai nilai rapor minimal 70 persen dari daya tampung. Untuk itu pastikan anak kita mengambil pilihan sekolah terdekat," katanya, Rabu, 17 Juni 2020.

baca juga: Wajib Tahu, Ini Hubungan Pola Asuh dan Kecanduan Internet pada Anak

Kemudian, jika kuota atau daya tampung sekolah terdekat sudah penuh bisa mendaftar ke sekolah terdekat berikutnya.

"Kalau tidak lulus, bisa mendaftar tahap dua. Untuk pendaftaran SMA tahap dua pada 25 hingga 28 Juni, sedangkan untuk SMK pendaftaran tahap duanya pada 22 Juni hingga 1 Juli 2020," terangnya.

Berikut Jadwal Pendaftaran PPDB SMA SMK 2020-2021 di Sumbar

PPDB SMA / SMK dilakukan secara online melalui website Http://ppdbsumbar2020.id.

* Jadwal Pendaftaran SMK

Pendaftaran SMK dilaksanakan dua tahap. Tahap pertama, dimulai tes minat bakat pada 10 sampai dengan 18 Juni 2020. Kemudian dilanjutkan pendaftaran dan seleksi 22 sampai 25 Juni . Sedangkan hasil seleksi akan diumumkan 27 Juni dan pendaftaran ulang calon yang diterima 27 sampai 28 Juni.

Selanjutnya, tahap kedua, tes minat bakat 26 hingga 28 Juni. Pendaftaran dan seleksi pada 29 hingga 1 Juli, pengumuman esoknya 2 Juni. Sedangkan pendaftaran ulang pada 3 hingga 4 Juli. Bagi yang lulus sebelum tahun 2020, luar provinsi dan paket B bisa mendaftar dari 16 hingga 18 Juni.

*Jadwal Pendaftaran SMA

Pendaftaran SMA melalui jalur zonasi, afirmasi, perlindungan tugas orang tua juga dilakukan beberapa tahap

Tahap pertama, pendaftaran dan selesai dimulai 22 hingga 25 Juni, penggumuman 27 Juni, sedangkan pendaftaran ulang calon yang diterima 27 hingga 28 Juni.

Tahap kedua khusus untuk pemenuhan jalur zonasi. Pendaftaran dan seleksi dimulai 29 hingga 1 Juli, pengumuman 2 Juni dan pendaftaran ulang calon yang diterima 3 hingga 4 Juli.

Kemudian pendaftaran jalur prestasi akan dimulai 6 hingga 9 Juli untuk pendaftaran dan seleksi. Kemudian pengumuman 10 Juli dan pendaftaran ulang calon yang diterima 10 hingga 11 Juli.

* Pendaftaran Sekolah Berasrama

Seleksi dan pendaftaran dimulai 16 hingga 18 Juni, kemudian besoknya (19 Juni) langsung pengumuman kelulusan dan 19 hingga 21 Juni mulai pendaftaran ulang calon yang diterima.

Untuk diketahui, PPDB untuk SMA tahun ini menerapkan beberapa ketentuan yakni jalur zonasi paling kurang 50 persen dari daya tampung sekolah. Kemudian jalur prestasi maksimal 30 persen dari daya tampung, jalur afirmasi dan inklusif minimal 15 Persen dari daya tampung dan jalur perpindahan orang tua atau wali paling banyak 5 persen dari daya tampung.

Sedangkan untuk PPDB SMK , jalur seleksi nilai rapor minimal 70 persen dari daya tampung, jalur prestasi maksimal 20 persen dari daya tampung, jalur inklusif minimal 5 persen dari daya tampung dan jalur anak guru dan tenaga kependidikan maksimal 5 persen dari daya tampung. (*)

Editor: Joni Abdul Kasir