2 Tersangka Dugaan Ujaran Kebencian dan Pencemaran Nama Baik Mulyadi Merupakan PNS dan Honorer di Pemkab Agam

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu
Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu (Humas Polda Sumbar)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Polda Sumbar melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) telah mengamankan tiga orang terkait dugaan ujaran kebencian dan pencemaran nama baik anggota DPR-RI Mulyadi . Dua diantaranya merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Tenaga Honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten Agam.

Keduanya yakni, Eri Syofiar (58), Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang beralamat di Agam dan Robi Putra (33), Honorer beralamat di Padang Pariaman. Eri Syofiar ditangkap bersama dan Rozi Hendra (50) Swasta juga di Kabupaten Agam dan Robi Putra ditangkap di Padang, Rabu (17/6/2020) kemarin.

baca juga: Polri Buka Penerimaan Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS)

Satake mengungkapkan, penangkapan tiga orang tersebut sudah melalui proses pemeriksaan sebagai saksi. "Ketiganya sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan, ada 14 orang saksi yang diperiksa dalam kasus dugaan ujaran kebencian dan pencemaran nama baik ini," katanya kepada KLIKPOSITIF di Mapolda Sumbar, Kamis (18/6/2020).

Postingan tersebut dilihat oleh saksi pelapor Refli Irwandi (40), pada Kamis (23/4/2020) sekira pukul 17.00 WIB, saat berada dirumahnya.

baca juga: KPU Sumbar Digugat Dua Paslon di Pilgub ke MK

"Saksi pelapor menggunakan perangkat elektronik berupa handphone dan membuka aplikasi Facebook, kemudian melihat foto-foto dengan seorang perempuan disertai tulisan dengan kata-kata yang tidak pantas," ujarnya.

"Lalu pada Kamis (4/5/2020) datang ke Mapolda Sumbar melaporkan akun tersebut, dengan nomor LP/191/V/2020/SPKT Sbr atas akun Facebook Mar Yanto yang diduga akun anynomous (Bodong)," sambungnya.

baca juga: Kerahkan Ribuan Personel, Polda Sumbar: Ingat Perda Nomor 6 Tahun 2020

Diketahui, terkait kasus dugaan pencemaran nama baik ini, Polda Sumbar juga telah memeriksa Sekretaris Daerah (Sekda) Agam Martias Wanto dan Bupati Agam Indra Catri, yang masing-masing diperiksa pada Kamis (28/5/2020) dan Jumat (29/5/2020) lalu.

Editor: Muhammad Haikal