Polda Sumbar Ungkap Peran 3 Tersangka Dugaan Ujaran Kebencian dan Pencemaran Nama Baik Mulyadi

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu
Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu (Humas Polda Sumbar)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu mengatakan, tiga orang yang ditangkap atas dugaan ujaran kebencian dan pencemaran nama baik anggota DPR-RI Mulyadi oleh akun Facebook Mar Yanto sudah ditetapkan sebagai tersangka. Selanjutnya, terhadap tersangka telah dilakukan penahanan.

Ia menjelaskan ketiga pelaku yang ditangkap tersebut yakni Eri Syofiar (58), Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Rozi Hendra (50) Swasta, yang sama-sama beralamat di Agam dan Robi Putra (33), Honorer beralamat di Padang Pariaman. Eri Syofiar dan Rozi Hendra ditangkap di Agam dan Robi Putra di Padang, pada Rabu (17/6/2020) kemarin.

baca juga: Dapat Nomor Urut 1, Mulyadi - Ali Mukhni: Itu Nomor yang Sempurna

"Untuk perannya, berdasarkan hasil pemeriksaan Rozi Hendra sebagai yang memposting, Eri Syofiar pembuat akun Facebook Mar Yanto dan Robi Putra yang mengirimkan foto kepada Eri Syofiar," katanya kepada KLIKPOSITIF di Mapolda Sumbar, Kamis (18/6/2020).

Satake mengungkapkan, postingan tersebut diketahui oleh saksi pelapor Refli Irwandi (40), pada Kamis (23/4/2020) sekira pukul 17.00 WIB, saat berada dirumahnya, saksi menggunakan perangkat elektronik berupa handphone dan membuka aplikasi Facebook, kemudian melihat foto-foto dengan seorang perempuan disertai tulisan dengan kata-kata yang tidak pantas.

baca juga: Enam Pelaku Pengedar Jaringan Narkotika Internasional Dibekuk Polda Sumbar

"Lalu pada Kamis (4/5/2020) datang ke Mapolda Sumbar melaporkan akun tersebut, dengan nomor LP/191/V/2020/SPKT Sbr atas akun Facebook Mar Yanto yang diduga akun anynomous (Bodong)," ujarnya.

Hingga saat ini, terkait laporan tersebut, Subdit Cyber Ditreskrimsus Polda Sumbar telah memeriksa 14 orang saksi.

baca juga: Polda Sumbar Ringkus Kurir Ganja Lintas Provinsi, 110 Kilogram BB Disita

Dua diantaranya merupakan Sekda Agam dan Bupati Agam yang masing-masing diperiksa pada Kamis (28/6/2020) dan Jumat (29/6/2020) lalu.

Editor: Muhammad Haikal