Produksi Pangan di Dharmasraya Cukup untuk Komsumsi Sampai Akhir Tahun

Kepala Dinas Pertanian Dharmasraya Darisman
Kepala Dinas Pertanian Dharmasraya Darisman (Ist)

DHARMASRAYA , KLIKPOSITIF - Warga Kabupaten Dharmasraya dihimbau untuk tidak cemas dengan permasalahan pangan, ketika sewaktu-waktu pemerintah memutuskan lockdown atau social distansing berskala besar atau darurat sipil sekalipun, dalam menghadapi pendemi covid 19 ini. Sebab, pasokan bahan pangan, khususnya gabah akan tersedia sepanjang tahun. Dan pasokan tersebut disuplai dari hasil panen petani Dharmasraya sendiri.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Dharmasraya Darisman, setidaknya dalam kurun waktu enam bulan (Januari-Juni 2020) sedikitnya 8.667.5 hektar sawah di wilayah Kabupaten Dharmasraya bakal panen. Kecamatan terluas yang akan panen adalah Kecamatan Sitiung mencapai 2.883,1 Hektar. Sitiung panen antara Januari dan Pebruari,dan Kecamtan lain akan saling susul menyusul panen padinya," urai Darisman.

baca juga: Gandeng Kemenkumham, DPRD Dharmasraya Gelar Diskusi Publik Bahas Pengelolaan Tempat Pemakaman

Darisman menambahkan, dari luas panen yang ada, produksi diperkirakan mencapai 39.896 ton lebih. Jumlah produksi tersebut jika tidak dijual keluar daerah bisa untuk mencukupi kebutuhan masyarakat Dharmasraya selama sisa waktu dalam tahun ini. "Cukup untuk konsumsi sampai akhir tahun, Apalagi rata rata setiap bulan petani ada yang panen dan bahkan produksinya rata rata enam ribu ton perbulan., urai Darisman

Menurutnya, , siaga covid 19 di Kabupaten Dharmasraya bukan hanya ditandai dengan adanya pembatasan jarak sosial, penyemprotan desinfektan ataupun pembuatan dan pembagian masker gratis dan alat pelingdung diri untuk petugas medis, namun Pemkab Dharmasraya juga menyiapkan pasokan pangan masyarakat manakala sewaktu waktu pemerintah pusat mengambil kebijakan lockdown.

baca juga: DPRD Dharmasraya Sepakat Alihkan Dana Pokir untuk Pemulihan Ekonomi Masyarakat

Dinas Pertanian menyiapkan ketersediaan daging, ayam dan telur serta beras untuk memenuhi kebutuhan protein masyarakat. Darisman mengaku telah menggerakkan seluruh potensi untuk mendorong para petani agar menghasilkan bahan pangan lebih banyak ketimbang sebelumnya. "Kita dorong sektor tanaman pangan, perikanan dan peternakan agar mampu meningkatkan produksi untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat," imbuh jebolan pascasarjana Unand Padang ini.

Untuk mensukseskan penyediaan pangan masyarakat, Darisman menghimbau, agar semua elemen masyarakat, baik petani, pedagang maupun tokoh tokoh keagamaan, agar bahu membahu memberikan motivasi kepada petani supaya bisa memanfaatkan lahan lahan kosong untun memproduksi bahan pangan. "Siapa tahu saja pemerintah mengambil jalan pahit lockdown, tentu diharapkan kita semua siap menjalankan kebijakan pemerintah dengan menyiapkan bahan pangan masyarakat," ucapnya.

baca juga: Bupati Sampaikan LKPj 2020 dalam Rapat Paripurna DPRD

Penulis: Ivan Rionaldo Lutfie | Editor: Khadijah