Presiden: Belum Ada Jadwal Reshuffle Kabinet Jilid II

Presiden Joko Widodo (kedua kiri) didampingi Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo (kedua kanan), KSAL Laksamana Ade Supandi (kiri) dan Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno memencet bel tanda dibukanya Komodo 2016 di Mako Lantamal II Teluk Bayur, Padang, Sumatera Barat, Selasa (12/4). Komodo 2016
Presiden Joko Widodo (kedua kiri) didampingi Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo (kedua kanan), KSAL Laksamana Ade Supandi (kiri) dan Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno memencet bel tanda dibukanya Komodo 2016 di Mako Lantamal II Teluk Bayur, Padang, Sumatera Barat, Selasa (12/4). Komodo 2016 (ANTARA FOTO)

KLIKPOSITIF -- Presiden Joko Widodo mengatakan pihaknya belum menentukan jadwal reshuffle kabinet jilid II. Hal ini dikatakannya saat kunjungan kerja ke Padang, Selasa, 12 April 2016.

"Sampai hari ini belum (jadwal reshuffle)," ujarnya usai peresmian Monumen Merpati Perdamaian di Muaro Lasak.

baca juga: Buka Pesta Kesenian Bali, Jokowi Bicara Kunci Utama Pemulihan Ekonomi

Isu reshuffle mengemuka sejak awal April 2016. Sekretaris Kabinet Pramono Anung tidak menampik adanya perombakan.

"Namun, kewenangan tetap berada di presiden," ujarnya di Jakarta, beberapa waktu lalu.

baca juga: Pembangunan LRT Jabodebek Capai 84,7 Persen, Target Bisa Digunakan Tahun Depan

Isu reshuffle semakin kuat setelah Jokowi memanggil beberapa tokoh ke istana seperti Surya Paloh, Megawati, Wiranto, serta Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno.

Pertemuan tokoh-tokoh ini salah satunya membahas reshuffle jilid II. Dalam prosesnya, Presiden Jokowi telah mengantongi nama yang akan mengisi kursi menteri.

baca juga: Juli Mendatang, Jokowi Targetkan Satu Juta Penyuntikan Dosis Vaksin per Hari

Namun, setelah pertemuan pada 1 April, Jokowi belum juga mengumumkan hasil reshuffle.  Jokowi membantah keraguannya mengumumkan resfhulle karena intervensi Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri.

"Tidak ada tarik ulur dengan Bu Mega, emang layangan tarik ulur," tuturnya.

baca juga: Andre Rosiade Minta Jokowi Telepon Raja Salman Agar Beri Kuota Haji 2021

[Ocky Anugrah Mahesa]

Penulis: Pundi F Akbar