Besok, KPU Kabupaten Solok Mulai Verifikasi Faktual Calon Perseorangan

Komisioner KPU Kabupaten Solok, Defil menyerahkan dokumen verifikasi dan APD terhadap petugas di Nagari
Komisioner KPU Kabupaten Solok, Defil menyerahkan dokumen verifikasi dan APD terhadap petugas di Nagari (Ist)

SOLOK, KLIKPOSITIF - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Solok menjadwalkan pelaksanaan verifikasi faktual calon perseorangan atau independen mulai Senin (29/6/2020). Verifikasi ditargetkan selesai dalam 10 hari.

Ketua KPU Kabupaten Solok , Ir. Gadis melalui Komisioner Bidang Teknis, Defil mengatakan, verifikasi faktual syarat calon perseorangan dilakukan oleh Panitia Pemungutan Suara (PPS) Nagari bersama verifikator yang telah ditunjuk.

baca juga: KPU Pasbar Imbau Paslon untuk Taati Aturan Selama Kampanye

"Verifikasi dilakukan secara manual dengan mendatangi setiap masyarakat yang menyertakan dukungannya kepada bakal independen di Pilkada 2020 ," ungkap Defil, Minggu (28/6/2020).

Setidaknya, untuk bakal calon bupati dan Wakil Bupati Solok jalur undependen, ada lebih kurang 23.707 dukungan yang akan diverifikasi secara langsung. Sementara untuk pilgub, lebih kurang 35 ribu dukungan.

baca juga: Cabup Petahana di Pasbar Janji Perbaiki Jalan jika Terpilih Jadi Bupati

Dikatakannya, untuk menghindari atau menekan potensi penyebaran virus Corona, petugas PPS dan verifikator sudah dibekali dengan pemahaman soal protokol Covid-19 dan dilengkapi Alat Pelindung Diri (APD).

"Sampai hari ini, kita masih melakukan pendistribusian APD dan dokumen verifikasi. Secara serentak akan dilakukan mulai besok di seluruh wilayah Kabupaten Solok ," terangnya.

baca juga: Baliho Paslon Pilkada Sudah Bertebaran, Bawaslu Sumbar: Itu Bukan APK Resmi dan Akan Ditertibkan

Selain tahapan verifikasi faktual syarat calon perseorangan (non partai), KPU Kabupaten Solok juga tengah merekrut tenaga PPDP (Panitia Pemutakhiran Data Pemilih).

KPU Kabupaten Solok meminta masyarakat untuk memberikan data sebenarnya kepada petugas verifikator. "Kita minta masyarakat berikan data sebenarnya pada petugas," tutup Defil.

baca juga: Bawaslu Pessel: Posting Terkait Pilkada di Medsos juga Pelanggaran bagi ASN

Penulis: Syafriadi | Editor: Rezka Delpiera