Unand Berikan Kemudahan Kepada Peserta UTBK SBMPTN, Rektor: Ujian Menerapkan Protokol COVID-19

Rektor Unand Prof. Yuliandri dan Wakil Rektor I Unand Mansyurddin saat jumpa pers UTBK SBMPTN yang digelar di Unand
Rektor Unand Prof. Yuliandri dan Wakil Rektor I Unand Mansyurddin saat jumpa pers UTBK SBMPTN yang digelar di Unand (Istimewa)

PADANG, KLIKPOSITIF - Universitas Andalas ( Unand ) memberikan kemudahan kepada peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SMBPTN).

Ujian yang digelar pada 5-14 Juli 2020 di Kampus Unand Padang dengan menerapkan protokol COVID-19.

baca juga: Dies Natalis Unand ke 64, Rektor: Mari Lanjutkan Pengembangan Unand

Rektor Unand Prof. Yuliandri menyampaikan, sebanyak 10.897, dari angka itu 1.015 peserta berada di luar Sumatera Barat (Sumbar). Peserta UTBK SMBPTN dibagi menjadi dua sesi dalam sehari. Peserta akan melalui beberapa pemeriksaan seperti cek suhu tubuh sebelum ujian .

"Jika sebelumnya satu hari ada empat sesi, sekarang menjadi dua sesi. Peserta yang akan mengikuti UTBK dibagi dengan metode shift genap dan ganjil dengan tiga tahap. Skema ini sengaja kami ganti demi meminimalkan pengumpulan massa," jelas Yuliandri didampingi langsung oleh Wakil Rektor I Mansyurddin saat jumpa pers, Senin, 29 Juni 2020.

baca juga: Pasien Isolasi di SPH Ikuti Ujian Seleksi Mandiri, IMA Chapter Padang Apresiasi Direktur PNP

Kemudahan lain, lanjutnya, akan ada jadwal UTBK tahap II pada 20-29 Juli 2020 jika ada penundaan pelaksanaan UTBK terkait kondisi pandemi COVID-19

"Kalau pada 20-29 Juli masih ada daerah yang terkendala COVID-19 sehingga tidak bisa melaksanakan dapat melaksanakan pada 29 Juli-2 Agustus 2020. Sementara untuk peserta UTBK dari luar Sumbar ujian dilaksanakan tiga tahap apabila hari H tidak bisa datang ke Padang," kata Yuliandri.

baca juga: Ini Tanggapan Pakar Politik Unand Tentang Pernyataan Puan Maharani

Sementara Wakil Rektor I Unand Mansyurddin memastikan pihaknya tidak akan mempersulit pelaksanaan ujian terutama bagi peserta dari luar Sumbar.

"Semua peserta cukup lolos pemeriksaan suhu tubuh lewat thermo gun, jika suhu tubuh lebih dari 38 derajat celcius tidak diperkenankan mengikuti ujian dan bisa ikut pada tahap selanjutnya serta dibuatkan berita acara," kata dia.

baca juga: 9 Mahasiswa Penerima Beasiswa Asal Myanmar Mulai Pendidikan di Universitas Andalas

Oleh sebab itu peserta tidak perlu khawatir tidak bisa ikut ujian karena harus karantina dulu atau harus ada surat keterangan bebas COVID-19, lanjutnya.

Terkait lokasi ujian pihaknya sudah menyiapkan 13 tempat yang tersebar di Kampus Unand Limau Manis dengan jarak cukup jauh mencegah penumpukan peserta.

Selain itu peserta harus memakai masker dan pihaknya sudah menyiapkan ruang tunggu sebelum memasuki ruang ujian . Sedangkan bagi pengantar peserta juga dilakukan pembatasan untuk tidak memasuki ruang tunggu mencegah penumpukan massa.

"Ruangan sudah diatur hanya setengah dari jumlah maksimal ruangan yang akan mengikuti UTBK, dan semua peralatan sudah dilakukan sterilisasi," katanya.

Tidak hanya itu pihaknya juga menyiapkan tim kesehatan dari Rumah Sakit Unand . Untuk sesi satu ujian dilaksanakan pada pukul 09.00-11 WIB dan sesi II pukul 14.00-16.15 WIB serta jeda antara sesi I dan II dilakukan sterilisasi ruangan.

Dalam rangka memastikan semua pihak mematuhi protokol Covid 19 Unand juga sudah menyiagakan petugas keamanan untuk melakukan kontrol dan pengawasan ujian dilakukan oleh tim yang usia maksimal 45 tahun.

"Kita usahakan pengawas nantinya maksimal usia 45 tahun, sebab jika nanti ada pengawas yang sedikit berumur agak rentan terkena Covid 19," tutupnya. (*)

Editor: Joni Abdul Kasir