LPKA Tanjung Pati Siapkan Protokol Kesehatan Jelang Kunjungan Tatap Muka

Suasana LPKA Tanjung Pati saat kunjungan media beberapa waktu lalu
Suasana LPKA Tanjung Pati saat kunjungan media beberapa waktu lalu (Ade Suhendra)
LIMA PULUH KOTA , KLIKPOSITIF -

Kepala Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA)dan Perempuan Tanjungpati Ronald Herumengatakan tengah menyiapkan protokol kesehatan untuk kembali dilakukannya kunjungan tatap muka.

Ronald Heru Pratama mengatakan dengan adanya kembali diberlakukan kunjungan tatap muka, maka warga binaan perempuan dan anak dapat bertemu dengan keluarga mereka. Sebab sebelumnya saat Pandemi COVID-19 layanan kunjungan tatap muka ditutup dan diganti dengan virtual atau secara online.

baca juga: Sepeda Kian Digemari, Ada Rentalnya di Bukittinggi

"Kami tengah tengah menunggu instruksi dari Kementrian Hukum dan HAM. Tapi walaupun tidak membuka layanan tatap muka, pihak keluarga warga binaan masih tetap bisa memberikan makanan atau kebutuhan lainnya bagi keluarga mereka yang dibina di lapas karena pengunjung atau keluarga binaan bisa menitipkan barang atau makanan yang akan diberikan kepada petugas lapas yang berjaga," katanya didampingi Kasi Pengawasan dan Penegakkan Disiplin Darisman serta Kasubsi Registrasi Herman.

Ia menjelaskan bahwa saat ini warga binaan yang ingin bertemu dengan keluarganya bisa memanfaatkan layanan videocall dan telpon gratis yang disediakan pihak lapas. Menurutnya pihak LPKA Tanjungpati tetap akan mempersiapkan diri untuk melengkapi protokol kesehatan.

baca juga: Peneliti Italia Ungkap 80 Persen Pasien Covid-19 Usia 20 Tahun ke Bawah Tak Tunjukkan Gejala

Kepala LPKA Tanjung Pati yang baru menjabat beberapa hari tersebut menambahkan meskipun layanan tatap muka langsung belum dibuka di LPKA Tanjung Pati, pihak lapas berharap warga binaan maupun keluarga mereka bisa bersabar menunggu hingga kepastian layanan itu kembali dibuka. Hal ini tentunya dibarengi dengan peningkatan disiplin protokol kesehatan oleh semua pihak baik itu warga binaan, petugas, maupun keluarga binaan.

"Sebelumnya, selama Pandemi COVID-19, kami memberlakukan aturan ketat. Selain meniadakan kunjungan dari pihak luar maupun keluarga binaan, seluruh pegawai yang akan masuk bekerja harus mengikuti protokol kesehatan, menggunakan masker, cuci tangan dan menjaga jarak," katanya.

baca juga: Pulang dari Palembang, Warga Solok Positif Covid-19

Penulis: Ade Suhendra | Editor: Ramadhani