Akses Utama, Masyarakat Berharap Pengerjaan Jembatan yang Ambruk di Kayu Gadang Padang Pariaman Segera Selesai

Ilustrasi
Ilustrasi (Net)

PADANGPARIAMAN, KLIKPOSITIF - Jembatan Kayu Gadang, Koto Buruak Sikabu, Kecamatan Lubuk Aluang, Kabupaten Padang Pariaman yang ambruk beberapa waktu lalu dan sempat menimbulkan korban jiwa, diharapkan dapat segera selesai pengerjaanya.

Jembatan tersebut runtuh pada 2 Juni 2020 sekitar pukul empat sore. Saat ini warga setempat berharap kepada pihak pemerintah terkait untuk segera diselesaikan.

baca juga: Kontak Erat Dengan Pasien Positif Kluster Bank Nagari, 24 Warga Sutera Pessel Dikarantina

Sekretaris Nagari Lubuk Aluang, Landi Efendi menuturkan, jembatan tersebut merupakan akses utama warga untuk menuju lokasi perekonomian yaitu pasar.

"Jembatan tersebut adalah akses terdekat bagi warga kami untuk menuju pasar Lubuk Aluang. Itu jembatan yang sangat penting," ungkap Landi Efendi, Kamis 2 Juli 2020.

baca juga: 519 CPNS di Pasaman Barat Akan Jalani Tes SKB, Ini Jadwalnya

Lebih lanjut Landi mengatakan pentingnya jembatan itu, apalagi di masa pandemi ini, saat perekonomian warga tengah terpuruk, kehadiran jembatan menjadi harapan besar bagi warga.

"Nah saat jembatan itu ada, masih dapat diakses, jarak tempuh cuma 4 kilo meter. Namun saat ini warga harus berputar dengan jarak tempuh 10 kilo meter," jelas Sekretaris Nagari itu. Selain itu jelasnya, sebentar lagi aktivitas pendidikan segera berjalan. Jalan itu juga merupakan akses pelajar menuju sekolah.

baca juga: Bandar Togel Online Dibekuk Tim Opsnal Polres Solok di Selayo

"Maka dari itu kami sangat berharap progres pengerjaan bisa cepat. Setiap sore warga terus lihat pengerjaan itu, setiap hari pula mereka bertanya-tanya pada kami, kapan ini selesai," sebut Landi.

Dia menjelaskan, harapan warga semakin besar pada jembatan itu lantaran warga sekitar merupakan petani. Jembatan itu merupakan akses untuk mengangkut hasil panen dan lainnya. "Jauhnya akses untuk mengangkut hasil pertanian karena harus memutar, membuat harga transportasi bertambah atau berlipat," jelasnya.

baca juga: Pemko Padang Klaim Telah Putus Penyebaran COVID-19 di Klaster Pasar Raya Padang

Diketahui, jembatan itu merupakan akses utama untuk kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) yang direncanakan akan dilaksanakan tahun ini. Sementara Pemerintah juga telah mengucurkan dana pembangunan senilai Rp25 milyar.

Penulis: Rehasa | Editor: Eko Fajri