Positif COVID-19 Kota Solok Kembali Bertambah

Sekretaris tim gugus tugas percepatan penanganan COVID-19 kota Solok, Syaiful A.
Sekretaris tim gugus tugas percepatan penanganan COVID-19 kota Solok, Syaiful A. (Ist)

SOLOK , KLIKPOSITIF - Sempat berstatus sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP), seorang warga kota Solok berinisial S (82) dinyatakan positif Corona Virus Desease 2019 (Covid-19).

Hal tersebut diketahui menyusul keluarnya hasil swab kedua terhadap sampel swab yang bersangkutan dari laboratorium, dan diterima tim gugus tugas percepatan penanganan COVID-19 Kota Solok , Kamis (2/7/2020).

baca juga: Kontak Erat Dengan Pasien Positif Kluster Bank Nagari, 24 Warga Sutera Pessel Dikarantina

Menurut sekretaris tim gugus tugas Covid-19 kota Solok , Syaiful A, terungkapnya kasus positif ke lima di kota Solok itu berawal saat pasien masuk IGD RS M. Natsir tanggal 30 Juni 2020.

"Keluhannya waktu itu karena sakit gagal ginjal akut dan mencret, dari diagnosa rumah sakit di kategori kan PDP dan dicurigai mengarah COVID-19," terang Syaiful.

baca juga: Gusmal Daftarkan Diri ke Poros Baru, Representasi Solok Raya?

Petugas hari itu langsung melakukan tes pengambilan sampel swab. Namun, hasilnya negatif. Berikutnya 1 Juli 2020 dilakukan swab kedua. Dan S yang tinggal bersama anaknya di kelurahan IX Korong itu dinyatakan positif.

"S (82) berdomisili di Rimbo Barantai Kelurahan Tanah Garam. Namun sejak 3 bulan terakhir, ia tinggal bersama anaknya di Kelurahan IX Korong," terangnya.

baca juga: Bukan Kelinci Percobaan, Pakar Sebut Ini Manfaat Uji Coba Vaksin COVID-19 di Indonesia

Dikatakannya, Surverylans dari gugus tugas segera melakukan tracing terhadap kontak erat dengan S, pasien positif Covid-19 yang menjadi pasien 05 positif COVID-19 Kota Solok .

Pihaknya meminta, masyarakat untuk tidak menganggap ancaman virus Corona sudah hilang seiring diberlakukannya Normal Baru (New Normal).

baca juga: 519 CPNS di Pasaman Barat Akan Jalani Tes SKB, Ini Jadwalnya

"Kita semestinya malah semakin disiplin mengikuti protokol kesehatan dalam menjalani adaptasi kebiasaan baru menuju masyarakat produktif aman Covid-19. Pakai masker, jaga jarak, menjalankan pola hidup bersih dan sehat," tutupnya.

Penulis: Syafriadi | Editor: Eko Fajri