Empat Hari Verifikasi Faktual, Ini yang Ditemukan Bawaslu Solsel

Divisi pengawasan Bawaslu Solok Selatan Ade Kurnia Zeli
Divisi pengawasan Bawaslu Solok Selatan Ade Kurnia Zeli (ist)

SOLSEL , KLIKPOSITIF - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Solok Selatan ( Solsel ) melalui Divisi pengawasan Ade Kurnia Zeli mengungkapkan sudah memasuki hari ke empat pihaknya mengawasi verifikasi faktual syarat dukungan Bakal Calon (balon) kepala daerah jalur perseorangan.

"Sudah hari ke empat sejak Senin 29 Juni, sesuai jadwal verifikasi faktual ini sampai tanggal 12 Juli 2020," kata Ade Kurnia Zeli.

baca juga: Besok Siswa Di Solsel Mulai Sekolah Tatap Muka, Ini Ketentuannya

Ade menjelaskan verifikasi faktual tersebut adalah melakukan kroscek lapangan syarat dukungan pencalonan yang diserahkan oleh pasangan balon Gubernur atau pun bupati berupa KTP ke KPU beberapa waktu lalu.

"Perihal KTP inilah yang ditanyakan kepada pemiliknya, benar atau tidak memberikan dukungan kepada Balon perseorangan yang memasukkan identitas mereka tersebut," jelasnya.

baca juga: Pilkada Solsel, Paslon Tidak Bisa Dihubungi Tim Pemenangan Jon Matias-Jufrial Mundur

Dia mengatakan dari hasil pengawasan memasuki hari ke empat ini, temuan lapangan, tidak semua dukungan berupa KTP tersebut diserahkan kepada balon perseorangan oleh pemiliknya.

"Ada yang membenarkan telah memberikan dukungan, ada juga yang tidak bahkan ada yang kaget mengapa identitas mereka ada dalam berkas dukungan bakal calon tersebut," katanya.

baca juga: Pilkada Solsel, Jon Matias-Jufrial Yakin Bisa Lolos dari Jalur Perseorangan

Temuan tersebut katanya, ditemukan tidak hanya terhadap berkas dukungan pasangan balon Gubernur tetapi juga pasangan balon Bupati.

"Kalau mendukung artinya memenuhi syarat dukungan dengan kode MS, tetapi jika tidak dan bersedia menandatangani pernyataan tidak mendukung, tentu tidak memenuhi syarat dukungan tersebut atau TMS," ujarnya.

baca juga: KPU Solsel Tuntaskan Vermin Dukungan Perbaikan Pasangan Jon Matias-Jufrial

Sejauh ini imbuhnya, rata-rata masyarakat yang merasa tidak memberikan dukungan kepada pasangan Bakal Calon tersebut bersedia menandatangani pernyataan tidak mendukung.

"Berapa jumlah yang tidak memberikan dukungan tersebut, nanti setelah selesai tahapan verifikasi faktual, karena saat ini tahapan tersebut masih berjalan," katanya.

Selain itu imbuhnya, proses verifikasi faktual tersebut dilakukan mengikuti Protokol Kesehatan aman dari COVID-19.

"Harus mengikuti protokol kesehatan, meskipun dimasa normal baru, terutama menggunakan masker dan menjaga jarak aman," katanya.

Penulis: Kamisrial | Editor: Haswandi