Tidak Terima Anggota Keluarga Kalah Berkelahi, Ayah dan Kakak Ikut Aniaya Korban Hingga Meninggal di Sijunjung

Ilustrasi
Ilustrasi (net)

SIJUNJUNG , KLIKPOSITIF -- Diduga dianiaya sekeluarga, seorang remaja meninggal dunia di Jalan Umum Simpang Empat Guguk Panjang, Jorong Ujung Koto, Nagari Silantai, Kecamatan Sumpur Kudus, Kabupaten Sijunjung . Diketahui, korban bernama Irfi Danda Pratama (17), warga Jorong Koto Ateh, Nagari Silantai, Kecamatan Sumpur Kudus, Kabupaten Sijunjung .

Kasatreskrim Polres Sijunjung Iptu Fetrizal mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (30/6/2020), sekira pukul 22.00 WIB dan pihak keluarga korban telah melaporkan dengan laporan polisi nomor: LP/17/VI/2020/SPKT-Sek Sp. Kudus, Tanggal 30 Juni 2020.

baca juga: Dua Sekuriti Terdakwa Perkara Pembunuhan Teluk Bayur Divonis Berbeda, PH: Kami Tidak Puas dan Ajukan Banding

Atas kejadian tersebut, Polres Sijunjung telah menetapkan tiga orang yakni Kataruddin dan Kaldo Hendra dan seorang berinisial F. Kataruddin merupakan orang tua dan Kaldo Hendra merupakan kakak dari F.

"Kejadian tersebut berawal adanya perkelahian antara korban dengan F. Karena kalah dalam berkelahi F menjemput menjemput kakaknya Kaldo Hendra dan melakukan penganiayaan terhadap korban," katanya saat dihubungi KLIKPOSITIF , Jumat (3/7/2020).

baca juga: Dai Kondang Sumbar Keturunan Tionghoa Muslim Nur Meninggal Dunia

Fetrizal menambahkan, kejadian penganiayaan tersebut dilerai oleh saksi bernama Firman, kemudian datang Kataruddin menusuk korban dengan menggunakan sebilah pisau pada bagian bawah dada sebelah kanan.

"Setelah kejadian korban dibawa oleh saksi dan keluarga korban ke Puskesmas Sumpur Kudus, dan meninggal dalam perjalanan," ujarnya.

baca juga: Gempa Guncang Pagai Selatan Mentawai, Dirasakan Hingga ke Padang

Fetrizal menyebut, saat ini pihaknya masih melakukan proses penyidikan atas kasus tersebut, tersangka Kataruddin dan Kaldo Hendra ditangani oleh Polsek Sumpur Kudus. "Sedangkan F proses penyidikannya ditangani oleh Unit PPA Satreskrim Polres Sijunjung karena pelaku merupakan anak dibawah umur," ujarnya

Fetrizal juga menyebut, Kataruddin dijerat dengan Pasal 338 KUHP jo 170 ayat (3) KUHP jo 351 ayat (3) jo Pasal 80 ayat (3) UU No 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak. Sementara itu, Kaldo Hendra dan F dijerat dengan Pasal 170 ayat (3) KUHP jo Pasal 80 ayat (3) UU No 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak.

baca juga: Dinas Damkar Padang: Jumlah Rumah yang Terbakar di Sawahan Capai 8 Unit

Editor: Muhammad Haikal