Pasien COVID-19 Sumbar Banyak Sembuh, Karantina Hanya Tinggal di BPSDM

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno (Istimewa)

PADANG, KLIKPOSITIF - Pasien COVID-19 di Sumatera Barat telah banyak yang sembuh. Catatan Gugus Tugas COVID-19 Sumbar, sebanyak 622 orang sembuh.

Saat ini hanya di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Sumbar yang menjadi tempat karantina.

baca juga: Jokowi: Pemberian Subsidi Gaji Tenaga Kerja Cair dalam Dua Pekan

"Kita senang pasien COVID-19, ODP, OTG, sudah banyak yang sembuh dan tidak ada lagi di karantina. Mereka yang positif ringanpun ternyata sudah bisa dengan satu tempat saja yaitu, itu di BPSDM Gadut Padang," ujarnya, Jum'at (3/7).

Irwan menjelaskan, karena kasus COVID-19 sudah mulai melandai, beberapa lokasi karantina ditutup sementara.

baca juga: Jokowi Pantau Uji Vaksin COVID-19 Hari Ini, Sinovac Mulai Disuntikan ke Warga

"Bapelkes kita tutup sementara, balai pertanian juga ditutup sementara, dan siap standby kalau sekiranya kurang kita hidupkan kembali. Termasuk Kemenag juga ditutup Diklat Bukittinggi juga tutup, Padang Panjang, dan beberapa derah lain juga ditutup," katanya.

Gubernur juga mengatakan, karantina dipergunakan untuk pasien positif COVID-19, Orang Tanpq Gejala (OTG), Orang Dalam Pengawasan (ODP) dan Orang dalam perjalanan waktu hampir semua terpakai.

baca juga: Seorang Kakek Asal Agam Dinyatakan Positif COVID-19 Saat Hendak ke Jakarta

Hal ini juga karena kita melakukan PCR atau polymerase chain reaction adalah pemeriksaan laboratorium untuk mendeteksi keberadaan untuk mendiagnosis penyakit mendeteksi material genetik virus Corona.

"Testing PCR berjalan efektif mendeteksi pasien positif COVID-19 dan melakukan tracing berjalan maka kondisi saat ini mulai berkuranglah yang ODP, OTG di karantina. Akhirnya pada waktu itu kita kurangi langsung di Payakumbuh ada dua yang dikurangi tidak ada lagi dan beberapa titik juga kita kurangi, karena rencananya OTG, ODP untuk pulang kampung sudah tidak banyak lagi dan walaupun ada langsung kita Swab sehingga tidak perlu karantina" tukas Irwan. (*)

baca juga: Kasus Positif COVID-19 di Puskesmas Limo Kaum I, Masyarakat yang Pernah Berkunjung Diminta Test Swab

Editor: Joni Abdul Kasir