Empat Strategi Ganefri dalam Bangun UNP Empat Tahun Kedepan

Rektor dan wakil rektor UNP periode 2020-2024
Rektor dan wakil rektor UNP periode 2020-2024 (KLIKPOSITIF/Fitria Marlina)

PADANG, KLIKPOSITIF - Universitas Negeri Padang ( UNP ) merumuskan rencana strategis pembangunan UNP dan range, yang sudah selaras dengan pembangunan Kementerian Pendidikan untuk mengembangkan kampusnya.

Rektor UNP , Ganefri mengatakan ada empat hal yang dilakukan dalam bersinergi membangun kampus, bersama pimpinan fakultas dan dosen selama empat tahun kedepan.

baca juga: Begini Pola Belajar Online yang Efektif Menurut Pakar

"Langkah pertama yang dilakukan yakni memperkuat internal kualitas UNP dengan mengembangkan pembelajaran interaktif. Kondisi hari ini tergantung teknologi dalam pengembangan universitas. Jika tak dimanfaatlan maka tertinggal. Misal di tatanan akademik, wakil rektor satu bisa merancang pembelajaran modern dan kreatif," katanya saat memberikan sambutan usai pelantikan di auditorium, Jumat, 3 Juli 2020.

Menurut Ganefri, langkah kedua yang akan dilakukan yakni universitas dituntut berinovasi. "Dan berharap mulai jajaran civitas akademika UNP , termasuk mahasiswa, pola pikir dan startegi yang dikembangan, menemukan kebaharuan ilmu pengetahuan masing-masing dengan memanfaatkan komponen yang ada di kampus," jelasnya.

baca juga: Ganefri Lantik Wakil Rektor di Lingkungan UNP

"Inovasi merupakan pakaian jadi kita harus membuat sesuatu yang menjadi nilai tambah bagi kita semuanya. Berharap wakil rektor memanfaatkan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk dibangun dan dikembangkan. Jangan berpkir teman golongan dan kelompok. Ada potensi dan resourch yang bisa kita manfaatkan. Kita lupakan friksi2 yang dulunya dalam pemilihan. Kita lihat potensi yang ada di UNP . Kita manfaatkan bersama-sama dan memanfaatkan resourch yang ada di luar," tuturnya.

Ketiga dengan meningkatkan marwah institusi UNP , bangsa, dan negara. "Mari kita tingkatkan dan kita jaga marwah institusi UNP , bangsa, dan negara. Ini tugas PNS menjaga ini. Salah satu memposisikan UNP berkiprah di tingkat nasional, regional dan internasional. Misal kita belum bisa berbicara banyak soal kelas internasional karena posisi kita masih 3000 an. Saya berharap bisa salah satu indikator dipakai pemerintah untuk berubah dari PTN BLU (Badan Layanan Umum) menjadi PTN BH (berbadan hukum). Dari ranking yang dilihat ini harus ditingkatkan dengan kerjasama level nasional dan internasional," tuturnya.

baca juga: UNP Wisuda Virtual 869 Lulusan

Disisi lain, Ganefri juga mengingatkan soal outlook. "Untuk tingkat kota, kita lebih baik jika kita bangga sebagai warga UNP . Maka kita menjaga marwah kita. Dengan ranking 25, kita diperhitungkan oleh pemerintah. PTN BLU ke PTN BH sedang diproses, dan tahun ini ada lima PTN yang diproses dan semoga salah satu UNP ," tuturnya.

"Langkah keempat yakni kita bisa membangun inteligensi kampus. Maknanya di era teknologi hari ini kita harus mendigitalisasi semua layanan di UNP . Mohon kawan-kawan fokus kesini. Bagaimana mengubah layanan yang semimanual harus didigitalisasi, mulai proses sampai aktivitas monitoring kampus. Sistem penjamin mutu apakah UNP telah menjalankan peraturan atau Permendikbud tentang tridharma perguruan tinggi kedepan kita harapkan tercipta semuanya melalui digitalisasi. Jadi klau ada kemauan pasti ada jalan. Klau ada resourch baru kita lakukan. Saya kira kita harus terdepan dalam hal ini. Dan saya yakin kita bisa melaksanakan," jelasnya.

baca juga: Hidup Susah Sejak Kecil, Drs. H. Marlis, M.M Sukses Jadi Pengusaha dan Politisi Berpengaruh

Dengan fasilitas infrastruktur yang dimiliki dan kerjsama bersama Telkom, diakui Ganefri belum bisa dioptimalkan pemanfaatnnya. "Semoga setiap sudut kampus tidak ada yang oof jaringan dan mengakses dunia luar," jelasnya. (*)

Editor: Fitria Marlina