Warga Pasbar Sudah Boleh Gelar Resepsi Pernikahan, Ini Syaratnya

Bupati Pasaman Barat, H.Yulianto
Bupati Pasaman Barat, H.Yulianto (Irfansyah Pasaribu)

PASBAR , KLIKPOSITIF - Bupati Pasaman Barat ( Pasbar ), Sumbar, Yulianto menyatakan, kegiatan yang mengundang keramaian sudah diperbolehkan. Salah satunya resepsi atau pesta pernikahan.

"Meski telah dibolehkan, namun syaratnya masyarakat harus menerapkan protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah," sebut Yulianto kepada KLIKPOSITIF , Jumat (3/7/2020).

baca juga: Warga Payakumbuh yang Positif COVID-19 Berdomisili di Tangerang

Ia mengatakan, saat ini pemerintah sedang menyiapkan surat edaran soal pengurusan izin keramaian.

"Kalau melaksanakan acara pesta pernikahan sudah bisa, tapi tunggu dulu surat edarannya. Namun intinya harus penuhi standar protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah," katanya.

baca juga: Masih Tak Percaya? Biaya Penanganan COVID-19 di Sumbar Rp2 Miliar Lebih

Yulianto menerangkan, hajatan seperti pesta pernikahan sudah menjadi tradisi dan budaya masyarakat Pasaman Barat . Pemerintah sangat memaklumi dan memahami itu. Namun dalam situasi new normal, tentunya tetap mengikuti protokol kesehatan.

"Surat edaran yang akan dikeluarkan, nantinya kita tanda tangani bersama dengan Ketua DPRD, Kapolres dan Kajari. InshaAllah beberapa hari kedepan sudah bisa diedarkan dari mulai tingkat kecamatan sampai ketingkat kejorongan," terangnya.

baca juga: Ada 36 Penambahan Positif COVID-19 di Sumbar per 14 Agustus

Akan tetapi ia berharap agar masyarakat benar-benar mematuhi dalam pelaksanaan keramaian, dengan tetap memakai masker.

"Ini demi kebaikan bersama, karena kita tidak ingin Virus Corona ini ada di Kabupaten Pasaman Barat . Saat ini kita sudah nol dari Virus Corona," ungkap Yulianto.

baca juga: Pagi Ini, Satu Lagi Pasien COVID-19 Meninggal Dunia di RSAM Bukittinggi

Lanjutnya menjelaskan, meski pernah ada masyarakat Pasaman Barat yang terinfeksi virus itu, namun yang terdampak hanya masyarakat yang berada di luar daerah Pasaman Barat .

"Memang penduduk kita, karena berdasarkan KK dan KTP, tetapi yang terdampak ini tinggal di luar Pasaman Barat ," jelasnya.

Yulianto juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Pasaman Barat yang sudah membantu pemerintah, karena sejauh ini telah mematuhi protokol kesehatan yang.

"Masyarakat Pasaman Barat sangat memahami, karena beberapa kali saya ditelpon jika ada warga baru yang pulang kampung langsung dilaporkan. Ini menandakan pemahaman masyarakat kita sudah cukup baik," ujarnya.

Penulis: Irfansyah Pasaribu | Editor: Rezka Delpiera